Putin Tuduh AS Coba Memancing Rusia ke Dalam Perang

Rabu, 02 Februari 2022 - 07:59 WIB
loading...
A A A
Negara-negara Barat telah bergegas menunjukkan solidaritas dengan Ukraina. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Kiev dan menuduh Putin menodongkan senjata ke kepala Ukraina untuk menuntut perubahan arsitektur keamanan di Eropa.

“Sangat penting bahwa Rusia mundur dan memilih jalur diplomasi. Dan saya yakin itu masih mungkin. Kami ingin terlibat dalam dialog, tentu saja, tetapi kami memiliki sanksi yang siap, kami memberikan dukungan militer dan kami juga akan mengintensifkan kerja sama ekonomi kami,” papar Johnson.

Johnson mengatakan setiap invasi Rusia ke Ukraina akan menyebabkan bencana militer dan kemanusiaan.

“Ada 200.000 pria dan wanita dengan senjata di Ukraina, mereka akan melakukan perlawanan yang sangat, sangat sengit dan berdarah,” papar dia.

“Saya pikir orang tua, ibu di Rusia harus merenungkan fakta itu dan saya sangat berharap Presiden Putin mundur dari jalur konflik dan kita terlibat dalam dialog,” ungkap dia.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki, yang juga mengunjungi Kiev, mengatakan Polandia akan membantu Ukraina dengan pasokan gas dan senjata, serta bantuan kemanusiaan dan ekonomi.

“Tinggal dekat dengan tetangga seperti Rusia, kami merasa seperti tinggal di kaki gunung berapi,” tutur Morawiecki.

Zelenskiy, yang telah berulang kali mengecilkan kemungkinan invasi yang akan segera terjadi, menandatangani dekrit untuk meningkatkan angkatan bersenjatanya sebanyak 100.000 tentara selama tiga tahun. Dia meminta anggota parlemen tetap tenang dan menghindari kepanikan.

“Penambahan pasukan itu bukan karena kita akan segera berperang … tapi itu juga segera dan di masa depan akan ada perdamaian di Ukraina,” ungkap Zelenskiy.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved