Iran Berhenti Gunakan Situs Nuklir Setelah Serangan Sabotase

Selasa, 01 Februari 2022 - 21:33 WIB
loading...
Iran Berhenti Gunakan...
IAEA menyebut Iran berhenti gunakan situs nuklir setelah serangan sabotase. Foto/Ilustrasi
A A A
WINA - Iran telah memberi tahu Badan Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa pihaknya telah menghentikan produksi di salah satu fasilitas nuklirnya yang diserang Juni lalu dan mengalihkan pekerjaan ke situs lain.

Langkah itu menanggapi masalah keamanan setelah serangan itu, dengan situs baru lebih terlindungi, seorang diplomat Eropa mengatakan kepada AFP.

Kompleks TESA di Karaj, yang dekat dengan ibu kota Teheran, menjadi lokasi untuk membangun komponen sentrifugal, mesin yang digunakan untuk memperkaya uranium.

Iran mengatakan kamera di lokasi itu rusak pada 23 Juni 2021 selama apa yang disebutnya operasi "sabotase" Israel.

Baca juga: Presiden Prancis: Pembicaraan Nuklir Iran Perlu Dipercepat

Setelah kejadian itu, IAEA yang berbasis di Wina mengatakan tidak menerima izin untuk mendapatkan akses dan mengganti peralatan pengawasan yang rusak dalam serangan itu.

Kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan pada bulan Desember dan kamera baru dipasang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved