Iran Berhenti Gunakan Situs Nuklir Setelah Serangan Sabotase
Selasa, 01 Februari 2022 - 21:33 WIB
loading...
A
A
A
Namun, menurut pengawas PBB, Direktur Jenderal IAEA Rafael Mariano Grossi mengatakan Iran telah memberi tahu badan tersebut pada 19 Januari bahwa mereka bermaksud untuk memproduksi tabung rotor dan bellow centrifuge di lokasi baru di Esfahan.
Dikatakan bahwa IAEA dapat menyesuaikan tindakan pengawasan dan pemantauannya.
Baca juga: Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
"Beberapa hari kemudian, inspektur IAEA menerapkan segel pada semua mesin yang relevan di bengkel Karaj, menempatkannya di bawah penahanan dan kemudian melepaskan kamera pengintai yang dipasang di sana," katanya.
"Akibatnya, produksi tabung rotor sentrifus dan bellow di bengkel Karaj telah berhenti," tambahnya seperti dilansir dari Al Araby, Selasa (1/2/2022).
Kemudian pada 24 Januari, inspektur IAEA memasang kamera di sebuah lokasi di Esfahan untuk memastikan mesin yang dimaksudkan untuk produksi tabung rotor sentrifus dan bellow berada di bawah pengawasan.
Ia menambahkan bahwa produksi peralatan centrifuge di bengkel baru belum dimulai.
Dikatakan bahwa IAEA dapat menyesuaikan tindakan pengawasan dan pemantauannya.
Baca juga: Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
"Beberapa hari kemudian, inspektur IAEA menerapkan segel pada semua mesin yang relevan di bengkel Karaj, menempatkannya di bawah penahanan dan kemudian melepaskan kamera pengintai yang dipasang di sana," katanya.
"Akibatnya, produksi tabung rotor sentrifus dan bellow di bengkel Karaj telah berhenti," tambahnya seperti dilansir dari Al Araby, Selasa (1/2/2022).
Kemudian pada 24 Januari, inspektur IAEA memasang kamera di sebuah lokasi di Esfahan untuk memastikan mesin yang dimaksudkan untuk produksi tabung rotor sentrifus dan bellow berada di bawah pengawasan.
Ia menambahkan bahwa produksi peralatan centrifuge di bengkel baru belum dimulai.
Lihat Juga :