Rusia Sangkal Laporan Kirim Tanggapan Tertulis ke AS

Selasa, 01 Februari 2022 - 20:04 WIB
loading...
Rusia Sangkal Laporan...
Rusia menyangkal laporan kirim tanggapan tertulis ke AS. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia membantah laporan yang menyatakan telah mengirimkan tanggapan tertulis terhadap jawaban Amerika Serikat (AS) atas tuntutan yang diajukan pada Desember silam.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko menyatakan bahwa laporan yang menyatakan bahwa Rusia memberikan tanggapan kepada AS, mengenai jawaban Washington atas proposal jaminan keamanan Moskow, tidak benar.

"Laporan ini tidak benar," katanya seperti dilansir dari Sputnik, Selasa (1/2/2022).

Mengatasi masalah ini, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa itu hanya kebingungan karena Rusia telah mengirim dokumen lain ke Washington, bukan tindak lanjut mengenai proposal keamanan.

Baca juga: Dialog Krisis Ukraina Berlanjut, Rusia Kirimkan Tanggapan Tertulis ke AS

"Tidak, ada kebingungan. (Dokumen) ini adalah pertimbangan lain, terkait masalah yang agak berbeda. Tidak. Tanggapan Rusia tentang topik utama, mungkin saat ini, belum dialihkan. Jawaban ini masih disiapkan saat ini," jelas Peskov.

Peskov menambahkan bahwa Presiden Vladimir Putin mungkin mengomentari tanggapan Rusia kepada AS tentang jaminan keamanan pada konferensi pers dengan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban beberapa hari ke depan.

Menurut sumber di Kementerian Luar Negeri Rusia, jawaban dari Moskow atas tanggapan AS masih disiapkan. Sedangkan surat yang dimaksud sebagai tanggapan tertulis itu berisi pertanyaan dari Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, yang juga dikirim ke anggota NATO lainnya, tentang bagaimana Moskow memahami prinsip "keamanan yang tidak dapat dipisahkan".

“(Menteri Luar Negeri) Lavrov mengirim pesan ke rekan-rekan NATO-nya, termasuk (Menteri Luar Negeri AS Anthony) Blinken, tentang masalah bagaimana NATO memahami prinsip dasar dan kunci dari keamanan yang tidak dapat dibagi-bagi. Dan tidak ada jawaban untuk pesan ini dari Barat, dari siapa pun. Oleh karena itu, adalah salah untuk mengajukan kasus dengan mengatakan bahwa kami mengirimi mereka tanggapan tertulis", sumber diplomatik menekankan.

Baca juga: Teman Putin: Damai dengan AS Hanya Mungkin Terjadi setelah Tata Dunia Baru

Rusia mengirimkan rancangan perjanjian pada Desember 2021, di tengah meningkatnya ketegangan di Ukraina. Sementara proposal termasuk pembatasan pengerahan pasukan dan rudal untuk kedua belah pihak, Rusia secara khusus meminta jaminan bahwa NATO tidak akan memperluas keanggotaannya ke Eropa timur untuk memasukkan Ukraina dan Georgia, dan tidak akan membuat pangkalan baru di dekat perbatasan negara itu.

Mengomentari tanggapan AS terhadap proposal jaminan keamanan Moskow, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan bahwa masalah utama - ekspansi NATO - dibiarkan tidak terjawab.

Sementara itu, kontroversi mengenai Ukraina berlanjut, karena Washington menuduh Moskow merencanakan invasi ke negara itu. Bagaimanapun, Rusia menyangkal semua klaim, menuduh AS dan sekutunya menggunakan narasi "invasi" karena NATO ingin mengerahkan lebih banyak pasukan di dekat perbatasan Rusia.

Baca juga: Terungkap, Tentara Bayaran Tiba di Ukraina Berkedok Instruktur Militer Asing

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved