Mali Usir Dubes Prancis, Beri Waktu 72 Jam untuk Angkat Koper
Selasa, 01 Februari 2022 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat junta Mali “mengutuk keras” komentar tersebut. Mereka juga sebelumnya memperingatkan Denmark untuk segera menarik lebih dari 100 personel militer yang memasuki negara itu sebagai bagian dari pasukan anti-terorisme. Otoritas Mali menganggap kehadiran mereka ilegal meskipun ada klaim dari Kopenhagen bahwa mereka ada di sana atas "undangan yang jelas."
Meski begitu, pihak junta tetap berharap bisa melakukan kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Prancis, dengan saling menghormati dan berdasarkan prinsip dasar non-intervensi.
Baca juga: Meski Banjir Kritik, Rusia Akan Tetap Kirim Bantuan Militer ke Mali
Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly pada hari Sabtu mengatakan bahwa Prancis tidak siap untuk membayar harga yang tidak terbatas untuk tetap berada di Mali. Namun, dia mengklaim bahwa 15 negara Eropa lainnya yang terlibat dalam operasi anti-terorisme di wilayah Sahel telah memutuskan untuk mempertahankan misi, sehingga kondisi baru harus ditentukan.
Meski begitu, pihak junta tetap berharap bisa melakukan kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Prancis, dengan saling menghormati dan berdasarkan prinsip dasar non-intervensi.
Baca juga: Meski Banjir Kritik, Rusia Akan Tetap Kirim Bantuan Militer ke Mali
Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly pada hari Sabtu mengatakan bahwa Prancis tidak siap untuk membayar harga yang tidak terbatas untuk tetap berada di Mali. Namun, dia mengklaim bahwa 15 negara Eropa lainnya yang terlibat dalam operasi anti-terorisme di wilayah Sahel telah memutuskan untuk mempertahankan misi, sehingga kondisi baru harus ditentukan.
(ian)
Lihat Juga :