Uni Eropa Akui Tak Ada Ancaman Serangan Segera Rusia ke Ukraina

Selasa, 25 Januari 2022 - 22:01 WIB
loading...
Uni Eropa Akui Tak Ada...
Perwakilan Tinggi Uni Eropa (UE) untuk Urusan Luar Negeri Josep Borrell. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Tidak ada informasi baru yang terungkap yang meningkatkan kekhawatiran akan invasi langsung Rusia ke Ukraina. Pernyataan itu dilontarkan Perwakilan Tinggi Uni Eropa (UE) untuk Urusan Luar Negeri Josep Borrell karena kekhawatiran atas potensi perang di Eropa Timur tetap tinggi.

Berbicara pada Senin (24/1/2022) setelah pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken, Josep Borrell tampaknya meremehkan tuduhan bahwa Moskow memiliki rencana menyerang Ukraina dalam waktu dekat.

“Tentu saja tidak, saya tidak berpikir ada sesuatu yang baru yang dapat meningkatkan rasa takut akan serangan langsung, tidak,” tegas Borrell, menjawab pertanyaan dari seorang jurnalis.

Baca juga: Penampakan Tank-tank Ukraina di Jalur Kontak, Perang Bisa Pecah Kapan Saja!

Dia juga tidak percaya ada ancaman terhadap negara lain, termasuk Lituania.

Baca juga: Kapal Perang Rusia Gelar Misi Jarak Jauh, Lihat Langsung Penampakannya

Komentar dari diplomat top Uni Eropa muncul ketika ketegangan antara Rusia dan Ukraina tetap pada titik tertinggi sepanjang masa.

Baca juga: Rusia: Ukraina Kumpulkan Pasukan di Jalur Kontak Donbass, Siap Menyerang!

Dalam beberapa bulan terakhir, media dan politisi Barat menuduh Moskow mengerahkan 100.000 tentara di perbatasan dengan Ukraina.

Kehadiran pasukan Rusia itu diduga dengan maksud melancarkan serangan dalam waktu dekat ke Ukraina. Kremlin telah berulang kali membantah tuduhan itu.

Menurut Borrell, pergerakan pasukan Moskow dirancang untuk meningkatkan ketegangan dan memecah Eropa.

“Peningkatan militer Rusia di dalam dan sekitar Ukraina, dan upaya Rusia menciptakan kembali garis pemisah di benua kita, merusak fondasi inti dan prinsip-prinsip di mana keamanan Eropa dibangun dan membawa kembali kenangan kelam tentang lingkup pengaruh, yang bukan milik abad ke-21," ujar dia.

Dia mencatat bahwa UE memberikan "dukungan yang tidak perlu dipertanyakan" ke Ukraina.

Sebelumnya, Borrell mengungkapkan UE tidak akan mengikuti jejak AS dan Inggris serta tidak akan mengevakuasi keluarga diplomatnya keluar dari Ukraina.

Menurut dia, UE tidak perlu "mendramatisir" situasi di Ukraina.

"Kami tidak akan melakukan hal yang sama karena kami tidak tahu alasan spesifiknya," ujar dia.

Menurut Moskow, tuduhan perang adalah "kosong dan tidak berdasar". Para pejabat secara konsisten menyangkal bahwa Rusia menimbulkan ancaman bagi siapa pun.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved