Perundingan Gencatan Senjata Terbaru Gagal, Israel Segera Gelar Invasi Darat ke Rafah

Senin, 06 Mei 2024 - 14:27 WIB
loading...
Perundingan Gencatan...
Tentara Israel segera menginvasi Rafah. Foto/AP
A A A
GAZA - Hamas mengklaim putaran terakhir perundingan gencatan senjata di Gaza berakhir di Kairo setelah “diskusi mendalam dan serius.” Dengan begitu, maka rencana Israel untuk melaksanakan invasi darat ke Rafah akan segera dimulai,

Setelah adanya tanda-tanda kemajuan sebelumnya, prospeknya tampak suram ketika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji untuk menolak tekanan internasional untuk menghentikan perang.

Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengklaim Hamas tidak serius dengan kesepakatan tersebut dan memperingatkan “operasi besar dalam waktu dekat di Rafah dan tempat-tempat lain di seluruh Gaza" setelah Hamas menyerang titik persimpangan utama Israel karena mengirimkan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan, sehingga menewaskan tiga tentara Israel mengatakan mereka yakin Hamas menargetkan tentara yang berkumpul di perbatasan Gaza sebagai persiapan untuk kemungkinan invasi Rafah.

Namun media Israel melaporkan bahwa kepala CIA William Burns, mediator utama dalam pembicaraan tersebut, akan bertemu dengan Netanyahu pada hari Senin. Seorang pejabat yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada The Associated Press bahwa Burns sedang melakukan perjalanan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Qatar, yang bersama Mesir telah menjadi perantara dalam urusan dengan Hamas. Tidak jelas apakah perjalanan berikutnya ke Israel yang telah direncanakan akan terlaksana. Pejabat itu berbicara tanpa menyebut nama untuk membahas perundingan tertutup tersebut.

Israel tidak mengirim delegasi ke perundingan terakhir. Media pemerintah Mesir melaporkan bahwa delegasi Hamas berangkat untuk berdiskusi di Qatar, tempat kelompok tersebut mempunyai kantor politik, dan akan kembali ke Kairo untuk perundingan lebih lanjut pada hari Selasa.

Ancaman lain terhadap perundingan terjadi ketika Israel memerintahkan penutupan kantor lokal jaringan berita satelit Al Jazeera Qatar, karena menuduh jaringan tersebut menyiarkan hasutan anti-Israel. Larangan tersebut tampaknya tidak mempengaruhi operasi saluran tersebut di Gaza atau Tepi Barat.

Netanyahu, di bawah tekanan dari kelompok garis keras di pemerintahannya, terus menurunkan ekspektasi terhadap kesepakatan gencatan senjata, dan menyebut tuntutan utama Hamas “ekstrim” – termasuk penarikan pasukan Israel dari Gaza dan diakhirinya perang. Itu sama saja dengan menyerah setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu pertempuran.

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dalam pernyataannya sebelumnya mengatakan kelompok militan tersebut serius dan positif terhadap perundingan tersebut dan menghentikan agresi Israel di Gaza adalah prioritas utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved