Geng Jalanan Serang Acara Gereja di Liberia, 29 Tewas
Jum'at, 21 Januari 2022 - 03:00 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
MONROVIA - Sebuah pertemuan gereja di ibukota Liberia , Monrovia, diserbu sekelompok pria bersenjata tajam, Kamis (20/1/2022) dini hari waktu setempat. Insiden ini menewaskan 29 orang, termasuk anak-anak.
Aksi penyerangan itu terjadi selama acara ibadah Kristen sepanjang malam di New Kru Town, sebuah lingkungan di pinggiran ibukota. Kelompok geng jalanan Liberia yang dikenal sebagai Zogos biasanya melakukan perampokan dengan parang dan senjata kecil lainnya.
Baca: Berpose Telanjang di Depan Gereja, Wanita Rusia Ini Terancam Dipenjara
"Para dokter mengatakan 29 orang meninggal dan beberapa berada dalam daftar kritis," kata Jalawah Tonpo, seorang saksi yang menelepon radio pemerintah dari rumah sakit terdekat. "Ini adalah hari yang menyedihkan bagi negara ini," lanjutnya.
Juru bicara polisi, Moses Carter mengatakan, jumlah korban tewas mungkin bertambah karena sejumlah orang berada dalam kondisi kritis. Ia belum mau berkomentar tentang apa yang menyebabkan insiden itu dan menyatakan penyelidikan sedang dilakukan.
Sementara seorang seorang warga yang menghadiri acara tersebut, Exodus Morias, mengatakan kepada Reuters bahwa penyerbuan dimulai setelah sekelompok pria bersenjata menyerbu kerumunan dalam upaya untuk melakukan perampokan.
Baca: Viral! Gereja Belum Berizin di Tulang Bawang Lampung Digunakan Ibadah Natal Didatangi Warga
Aksi penyerangan itu terjadi selama acara ibadah Kristen sepanjang malam di New Kru Town, sebuah lingkungan di pinggiran ibukota. Kelompok geng jalanan Liberia yang dikenal sebagai Zogos biasanya melakukan perampokan dengan parang dan senjata kecil lainnya.
Baca: Berpose Telanjang di Depan Gereja, Wanita Rusia Ini Terancam Dipenjara
"Para dokter mengatakan 29 orang meninggal dan beberapa berada dalam daftar kritis," kata Jalawah Tonpo, seorang saksi yang menelepon radio pemerintah dari rumah sakit terdekat. "Ini adalah hari yang menyedihkan bagi negara ini," lanjutnya.
Juru bicara polisi, Moses Carter mengatakan, jumlah korban tewas mungkin bertambah karena sejumlah orang berada dalam kondisi kritis. Ia belum mau berkomentar tentang apa yang menyebabkan insiden itu dan menyatakan penyelidikan sedang dilakukan.
Sementara seorang seorang warga yang menghadiri acara tersebut, Exodus Morias, mengatakan kepada Reuters bahwa penyerbuan dimulai setelah sekelompok pria bersenjata menyerbu kerumunan dalam upaya untuk melakukan perampokan.
Baca: Viral! Gereja Belum Berizin di Tulang Bawang Lampung Digunakan Ibadah Natal Didatangi Warga
Lihat Juga :