HRW Peringatkan Atlet Tak Bicara Soal HAM di Olimpiade Musim Dingin Beijing
Rabu, 19 Januari 2022 - 21:35 WIB
loading...
HRW peringatkan atlet tak bicara soal HAM di Olimpiade Musim Dingin Beijing. FOTO/Reuters
A
A
A
BEIJING - Para atlet yang akan melakukan perjalanan ke Olimpiade Musim Dingin Beijing bulan depan diperingatkan soal berbicara tentang hak asasi manusia di China . Hal itu perlu dilakukan demi keselamatan mereka sendiri.
Atlet Olimpiade juga telah diperingatkan bahwa mereka mungkin menghadapi tuntutan karena berbicara tentang masalah hak asasi manusia saat bertanding di China.
Baca: Presiden Polandia Pastikan Hadiri Olimpiade Musim Dingin Beijing
"Benar-benar tidak banyak perlindungan yang kami yakini akan diberikan kepada atlet," ujar Rob Koehler, Direktur Jendral Kelompok Atlet Global. "Diam adalah keterlibatan dan itulah mengapa kami memiliki kekhawatiran,” kata Koehler dalam seminar yang digagas oleh kelompok HAM internasional, Human Rights Watch (HRW).
"Jadi, kami menyarankan para atlet untuk tidak angkat bicara. Kami ingin mereka bersaing dan menggunakan suara mereka ketika mereka pulang," lanjut Koehler, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/1/2022).
Aturan 50 Piagam Olimpiade menyatakan bahwa "tidak ada jenis demonstrasi atau propaganda politik, agama atau rasial yang diizinkan di lokasi, venue, atau area Olimpiade mana pun."
Baca: Belanda dan Denmark Tidak Akan Kirim Perwakilan Diplomatik ke Olimpiade Beijing
Atlet Olimpiade juga telah diperingatkan bahwa mereka mungkin menghadapi tuntutan karena berbicara tentang masalah hak asasi manusia saat bertanding di China.
Baca: Presiden Polandia Pastikan Hadiri Olimpiade Musim Dingin Beijing
"Benar-benar tidak banyak perlindungan yang kami yakini akan diberikan kepada atlet," ujar Rob Koehler, Direktur Jendral Kelompok Atlet Global. "Diam adalah keterlibatan dan itulah mengapa kami memiliki kekhawatiran,” kata Koehler dalam seminar yang digagas oleh kelompok HAM internasional, Human Rights Watch (HRW).
"Jadi, kami menyarankan para atlet untuk tidak angkat bicara. Kami ingin mereka bersaing dan menggunakan suara mereka ketika mereka pulang," lanjut Koehler, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/1/2022).
Aturan 50 Piagam Olimpiade menyatakan bahwa "tidak ada jenis demonstrasi atau propaganda politik, agama atau rasial yang diizinkan di lokasi, venue, atau area Olimpiade mana pun."
Baca: Belanda dan Denmark Tidak Akan Kirim Perwakilan Diplomatik ke Olimpiade Beijing
Lihat Juga :