Mereka yang Marah dengan Reformasi Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

Minggu, 16 Januari 2022 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Hanya ada sedikit akuntabilitas. Pangeran dan ayahnya; Raja Salman, telah mengakhiri praktik menjadi tuan rumah majelis, atau dewan mingguan, di mana orang Saudi dapat mengajukan banding kepada penguasa mereka.

Akankah ada sesuatu yang datang dari semua ketidakbahagiaan ini? Hanya sedikit yang percaya bahwa para pengkhotbah akan tetap diam untuk selama-lamanya.

Beberapa orang bertanya-tanya apakah Ayatollah Ruhollah Khomeini versi Saudi, yang memimpin pemberontakan melawan pemerintahan Syah di Iran, mungkin muncul. Seorang mantan pejabat senior mengenang Raja Faisal, yang dibunuh oleh keponakannya pada tahun 1975.

“Pangeran Mohammed tahu apa yang bisa dilakukan keluarga itu,” katanya. "Mereka tidak akan memaafkannya."

Yang lain berharap Presiden Joe Biden akan menghalangi suksesi pangeran. Tanpa Pangeran Mohammed yang bertanggung jawab, beberapa analis berpikir reformasinya akan terbalik.

"Perubahan dipaksakan dari atas dan sayangnya tidak membangun akar rumput,” kata mantan pejabat tersebut.

Tetapi skenario ini tampaknya tidak mungkin. Penindasan Pangeran Mohammed tampaknya berhasil. Para bangsawan yang mempertanyakan tindakannya ditempatkan di bawah tahanan rumah, termasuk mantan putra mahkota.

Ribuan pengkhotbah berada di balik jeruji, kata para pembangkang, termasuk Salman al-Odah, yang memiliki 14 juta pengikut di Twitter.

Kritik terhadap sang pangeran telah ditakuti. Bahkan, di London, mereka mematikan telepon mereka sebelum menyuarakan keprihatinan mereka. “Arab Saudi telah menjadi negara pengawasan besar-besaran,” kata Thomas Hegghammer, seorang ahli ekstremisme.

“Dengan teknologi yang tersedia, menurut saya pemberontakan atau kudeta tidak mungkin terjadi.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Pengumuman Hasil Seleksi...
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dirilis, Cek Akun SSCASN!
Gol Kylian Mbappe Bawa...
Gol Kylian Mbappe Bawa Prancis Ungguli Swedia 1-0 pada Babak Pertama
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved