Invasi Ukraina, AS Sebut Rusia Siapkan Operasi Bendera Palsu

Sabtu, 15 Januari 2022 - 09:23 WIB
loading...
A A A
Pejabat AS mengatakan bahwa pemerintahan Biden yakin Rusia dapat mempersiapkan invasi ke Ukraina yang dapat mengakibatkan pelanggaran hak asasi manusia yang meluas dan kejahatan perang jika diplomasi gagal memenuhi tujuan mereka.

Pernyataan pejabat AS ini diamini oleh Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby. Menurutnya, Departemen Pertahanan telah memiliki informasi yang kredibel yang mengindikasikan Rusia telah mempreposisikan sekelompok operator untuk melakukan operasi yang dirancang agar terlihat seperti serangan terhadap mereka atau orang-orang berbahasa Rusia di Ukraina untuk menciptakan alasan bagi invasi potensial.

Baca juga: CIA Diam-diam Latih Pasukan Khusus Ukraina untuk Melawan Invasi Rusia

Kirby mengatakan bahwa Putin kemungkinan secara langsung mengetahui operasi "bendera palsu" Rusia yang bisa menjadi dalih untuk operasi di Ukraina.

"Jika masa lalu adalah prolog, sulit untuk melihat bahwa kegiatan semacam ini dapat dilakukan, akan dilakukan tanpa sepengetahuan jika bukan persetujuan dari tingkat yang sangat senior dari pemerintah Rusia," kata Kirby kepada wartawan.

Terkait operasi ini sendiri juga sempat disinggung oleh penasihat keamanan nasional Jake Sullivan selama briefing dengan wartawan pada hari Kamis.

"Komunitas intelijen kami telah mengembangkan informasi, yang kini telah diturunkan, bahwa Rusia sedang meletakkan dasar untuk memiliki opsi mengarang dalih untuk invasi," kata Sullivan pada hari Kamis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved