Invasi Ukraina, AS Sebut Rusia Siapkan Operasi Bendera Palsu

Sabtu, 15 Januari 2022 - 09:23 WIB
loading...
Invasi Ukraina, AS Sebut...
AS sebut Rusia menyiapkan operasi bendera palsu untuk menjadi dalih menginvasi Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengatakan telah mengantongi informasi yang menunjukkan Rusia telah mempersiapkan operasi bendera palsu sebagai dalih untuk melakukan invasi ke Ukraina .

Operator operasi itu dilatih dalam perang perkotaan dan menggunakan bahan peledak untuk melakukan tindakan sabotase terhadap pasukan proksi Rusia sendiri.

"Militer Rusia berencana untuk memulai kegiatan ini beberapa minggu sebelum invasi militer, yang dapat dimulai antara pertengahan Januari dan pertengahan Februari," kata seorang pejabat AS.

"Kami telah melihat strategi ini pada tahun 2014 di Crimea," sambungnya seperti dilansir dari CNN, Sabtu (15/1/2022).



Pejabat itu mengatakan AS juga telah melihat aktor-aktor yang terpengaruh oleh Rusia mulai mengarahkan audiensi Moskow untuk intervensi, termasuk dengan menekankan narasi tentang memburuknya hak asasi manusia di Ukraina dan meningkatnya militansi para pemimpin Ukraina.

"Selama Desember, konten berbahasa Rusia di media sosial yang mencakup ketiga narasi ini meningkat menjadi rata-rata hampir 3.500 postingan per hari, meningkat 200% dari rata-rata harian pada November," kata pejabat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved