Cerita Rudal Patriot Makan Tuan dan Teman, Jet Tempur AS dan Inggris Korbannya

Sabtu, 15 Januari 2022 - 00:40 WIB
loading...
Cerita Rudal Patriot...
Sistem pertahanan rudal Patriot Amerika Serikat. Senjata ini pernah menembak jatuh jet bomber tempur Tornado Inggris dan jet tempur F-15 AS pada Maret 2003 di Irak. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Patriot (MIM-104) adalah sistem pertahanan udara jarak jauh yang dapat melawan rudal balistik taktis, rudal jelajah, dan pesawat canggih di segala kondisi cuaca. Namun, senjata ini pernah "makan" tuan dan temandengan jet tempur Amerika Serikat (AS) dan Inggris sebagai korbannya.

Sejak Januari 2015, Patriot telah mencegat lebih dari 150 rudal balistik dalam operasi tempur di seluruh dunia, dengan lebih dari 90 di antaranya menggunakan rudal darat ke udara (surface-to-air) berbiaya rendah.

Baca juga: Waswas Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Rusia dan AS

Utilitas Patriot sebagai pencegat, bagaimanapun, telah dipertanyakan oleh para kritikus. Perangkat lunak sistem ditemukan memiliki kelemahan besar pada tahun 2003.

Ia menggunakan algoritma komputer canggih untuk menentukan kecepatan dan ketinggian target, serta sinyal transponder radionya jika ada pesawat terbang.

Serangkaian tragedi menunjukkan sistem pertahanan rudal yang banyak digembar-gemborkan kehebatanya ini telah menunjukkan kelemahannya. Sebuah baterai Patriot menembak jatuh sebuah pesawat pembom tempur Tornado Angkatan Udara Kerajaan Inggris yang terbang ke Kuwait dari misi di Irak pada Maret 2003.

Kedua anggota kru tewas. Petugas kontrol taktis di baterai Patriot mengeluarkan perintah untuk menembak Tornado GR4 setelah radarnya salah mengidentifikasinya sebagai rudal anti-radiasi (ARM), senjata yang mampu menghancurkan baterai Patriot dengan mendeteksi radiasi yang dihasilkannya.

Sebuah baterai Patriot juga mengaitkan radarnya pada F-16 Falcon Angkatan Udara AS pada 23 Maret 2003, dalam persiapan untuk peluncuran rudal. Pilot pesawat menghindari bencana dengan menembak terlebih dahulu, merusak baterai dengan rudal pencari radar sekitar 30 mil selatan kota Najaf, Irak. Peristiwa itu tidak mengakibatkan cedera pada personel AS.

Pada tanggal 2 April 2003, sebuah sistem Patriot menjatuhkan sebuah pesawat tempur F/A-18 Angkatan Laut AS di Irak selatan, menewaskan pilotnya.

Pilot F/A-18 rupanya melihat rudal yang mendekat dan berusaha menghindarinya. Sistem Patriot jelas berasumsi bahwa jet Angkatan Laut itu adalah rudal Irak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Presiden Bangladesh...
Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Ribuan Warga Padati...
Ribuan Warga Padati Alun-alun Klaten, Joget dan Nyanyi Bareng di Road to Kilau Raya MNCTV
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
Ketua Harian DPP Partai...
Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved