Seruan Genosida Muslim oleh Pemimpin Hindu Meresahkan, MA India Turun Tangan

Kamis, 13 Januari 2022 - 15:08 WIB
loading...
Seruan Genosida Muslim...
Umat Muslim India usai salat berjamaah. Mahkamah Agung India akan melakukan investigasi kasus seruan para pemimpin agama Hindu untuk melakukan genosida terhadap warga Muslim. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Mahkamah Agung (MA) India melakukan intervensi soal kasus beberapa pemimpin agama Hindu menyerukan genosida terhadap umat Muslim di negara bagian Uttarakhand. Seruan yang meresahkan itu muncul dalam pertemuan tertutup bulan lalu.

Tiga hakim Mahkamah Agung pada Rabu mengatakan mereka memberi tahu pemerintah negara bagian Uttarakhand bahwa mereka akan menyelidiki kasus itu pekan depan.

Baca juga: Pakistan Seru Dunia Waspadai Ancaman Genosida Muslim di India

Menurut pengaduan polisi negara bagian setempat, para pemimpin agama meminta umat Hindu mempersenjatai diri untuk membunuh para Muslim selama pertemuan di kota suci utara Haridwar, di Uttarakhand, pada bulan Desember.

Polisi mengatakan para petugas sudah mengintergosi para tersangka atas ujaran kebencian tersebut, tetapi tidak ada penangkapan yang dilakukan.

Video dari acara tersebut telah memicu kemarahan, mendorong aparat penegak hukum untuk bertindak.

Dalam sebuah video yang menjadi viral, seorang pembicara di pertemuan itu mengatakan kepada orang banyak bahwa orang tidak perlu khawatir masuk penjara karena membunuh Muslim.

“Bahkan jika hanya seratus dari kita menjadi tentara dan membunuh dua juta dari mereka, kita akan menang...Jika Anda berdiri dengan sikap ini saja maka Anda akan mampu melindungi 'sanatana dharma',” kata seorang pembicara wanita dalam video tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Bunuh Tentara AS, Militer...
Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Rekomendasi
KPK Terbitkan Sprindik...
KPK Terbitkan Sprindik Baru Pengembangan Kasus Suap Bupati Rejang Lebong
Roy Suryo Buka Wacana...
Roy Suryo Buka Wacana Praperadilan Keempat: Tunggu Saja Tanggal Mainnya
Praperadilannya Ditolak,...
Praperadilannya Ditolak, Roy Suryo: Semoga Hakim Diberi Pencerahan di Sidang Berikutnya
Berita Terkini
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Infografis
Pemimpin Hamas Yahya...
Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Diklaim Tewas oleh Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved