Iran Cemas Gara-gara Medianya Serukan Pembunuhan Donald Trump

Selasa, 08 April 2025 - 12:15 WIB
loading...
Iran Cemas Gara-gara...
Iran cemas setelah medianya serukan pembunuhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto/The New Arab
A A A
TEHERAN - Sebuah surat kabar pemerintah Iran telah memicu badai politik di dalam negeri dan menarik perhatian internasional setelah menerbitkan seruan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Seruan berbahaya itu telah membuat pemerintah cemas karena bisa dijadikan dalih Amerika untuk menyerang Iran.

Kahyan, surat kabar garis keras yang telah lama dianggap sebagai corong faksi-faksi paling konservatif di Iran, menerbitkan kolom editorial pada hari Sabtu yang menyerukan pembunuhan Trump sebagai balas dendam atas pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani pada tahun 2020.

"Ada apa dengan Donald Trump ini? Dia pikir dia siapa sampai mengancam beberapa negara setiap hari? Mengancam serangan militer, sanksi, menaikkan tarif..." bunyi editorial yang diterbitkan di bagian "Dialog" tersebut.

Baca Juga: Media Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump: "Beberapa Peluru Akan Ditembakkan ke Kepalanya yang Kosong"

"Setiap saat, sebagai pembalasan atas darah martir Soleimani, beberapa peluru akan ditembakkan ke kepala Trump yang kosong dan dia akan meminum cawan kutukan," lanjut editorial surat kabar tersebut.

Editorial tersebut merujuk pada peran Trump dalam memerintahkan serangan pesawat nirawak yang menewaskan Soleimani, yang saat itu menjadi kepala Pasukan Quds, di dekat bandara Baghdad, Irak.

Editorial itu menyatakan bahwa kematian Trump akan membawa kegembiraan bagi "semua orang saleh", termasuk "orang-orang tertindas di Gaza" dan "pasukan perlawanan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Berita Terkini
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved