Massa Marah, Robohkan Patung Presiden Pertama Kazakhstan Nursultan Nazarbayev

Sabtu, 08 Januari 2022 - 07:53 WIB
loading...
Massa Marah, Robohkan...
Massa demonstran yang marah merobohkan patung yang didirikan untuk menghormati presiden pertama Kazakhstan Nursultan Nazarbayev. Foto/Liveumap/Twitter
A A A
ALMATY - Massa demonstran di Kazakhstan melampiaskan kemarahan mereka dengan merobohkan patung yang didirikan untuk menghormati presiden pertama Nursultan Nazarbayev. Protes berdarah yang telah menewaskan puluhan orang ini dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar dan korupsi akut.

Patung Nazarbayev dirobohkan bersamaan dengan penyerbuan massa di gedung-gedung pemerintah pada Rabu lalu. Video perobohan patung itu viral pada Jumat (7/1/2022).

Nursultan Nazarbayev dikenal sebagai otokrat yang memerintah negara kaya minyak itu sejak 1990. Nazarbayev (81), yang saat ini masih hidup, jadi target kemarahan demonstran karena dianggap menciptakan sistem otoriter sejak negara itu merdeka dari Uni Soviet tiga dekade silam.

Baca juga: Meski Kaya Minyak dan Gas, Ini Penyebab Kerusuhan Berdarah Kazakhstan

Seniman, beberapa di antaranya berpartisipasi dalam demonstrasi, menyuarakan ketakutan di media sosial sebelum internet mati di bawah pemadaman yang diberlakukan pemerintah saat keadaan darurat dua minggu mulai berlaku.

Presiden Kassym-Jomart Tokayev, yang telah dianggap sebagai penggantinya yang dipilih sendiri, dengan Nazarbayev memegang jabatan “pemimpin nasional,” pada hari Rabu meminta bantuan pasukan penjaga perdamaian dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif, NATO versi Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Gara-gara Puisi, Editor...
Gara-gara Puisi, Editor Bahasa Kazakh Divonis 6,5 Tahun Penjara di Xinjiang
Tuntut Kemerdekaan,...
Tuntut Kemerdekaan, Pemberontak Balochistan Lancarkan Serangan Besar-besaran
Drone Serang Kapal Tanker...
Drone Serang Kapal Tanker Kazakhstan dalam Perjalanan ke Pelabuhan Rusia
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved