Dubes Arab Saudi kepada Lebanon: Akhiri Hegemoni Teroris Hizbullah

Jum'at, 07 Januari 2022 - 21:22 WIB
loading...
Dubes Arab Saudi kepada...
Kelompok Hizbullah Lebanon. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIRUT - Duta Besar Arab Saudi untuk Lebanon mengecam Hizbullah , menyerukan partai-partai politik Lebanon untuk memprioritaskan kepentingan negara mereka dan mengakhiri "hegemoni teroris" kelompok yang didukung Iran.

“Riyadh berharap bahwa partai-partai politik akan memberikan prioritas pada kepentingan tertinggi Lebanon dan mengakhiri hegemoni teroris Hizbullah atas setiap aspek negara,” kata Duta Besar Arab Saudi untuk Lebanon Waleed Bukhari seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (7/1/2022).

Komentar Bukhari dibuat beberapa hari setelah pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah melancarkan kecaman terhadap Arab Saudi dan para pemimpinnya, menuduh mereka mengobarkan terorisme.



Berbicara pada peringatan pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani , Nasrallah juga mengklaim bahwa Arab Saudi mengirim pembom bunuh diri ke Suriah, Irak dan Yaman.

Pada hari Kamis, wakil Nasrallah mengeluarkan komentar serupa yang menyerang Arab Saudi.

“Aktivitas teroris Hizbullah dan perilaku militer regional mengancam keamanan nasional Arab,” kata Bukhari dalam sebuah pernyataan kepada AFP.

Baca juga: Sekjen Hizbullah Menghina Raja Salman, Pangeran Arab Saudi Marah

Kemudian dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya, Bukhari mengatakan bahwa hubungan antara Beirut dan Riyadh "terlalu dalam" untuk dipengaruhi oleh komentar yang tidak bertanggung jawab.

“Kami menyerukan kepada pemerintah Lebanon untuk menghentikan kegiatan yang mempengaruhi Kerajaan dan Teluk,” katanya.

Mengatakan bahwa Arab Saudi sangat ingin mendukung rakyat Lebanon, Bukhari menambahkan: “(Arab Saudi) dan komunitas internasional berbagi tanggung jawab untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan Lebanon.”

Hubungan Lebanon dengan negara-negara Teluk telah memburuk sejak pecahnya perang Suriah dan dukungan Hizbullah untuk kelompok Houthi di Yaman.

Baca juga: Bos Hizbullah Menghina Raja Salman dan Tuding Saudi Sebar Ideologi ISIS

Arab Saudi menarik duta besarnya dari Beirut, dan beberapa negara Teluk lainnya mengikuti tahun lalu setelah seorang menteri Lebanon menyuarakan dukungan untuk Houthi dan mengkritik Arab Saudi.

Menyusul komentar Nasrallah awal pekan ini, perdana menteri Lebanon merilis pernyataan langka yang mengkritik Hizbullah.

“Demi Tuhan, kasihanilah Lebanon dan rakyat Lebanon dan hentikan (memicu) kebencian politik dan sektarian,” kata Najib Mikati dalam serangkaian tweet.

Ia menambahkan bahwa sikap Nasrallah bukanlah sikap pemerintah Lebanon.

Baca juga: Pemerintah Lebanon Kritik Hizbullah: Kasihanilah Rakyat, Hentikan Kebencian Sektarian
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Berita Terkini
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved