Ikuti GPS, Truk Kargo Malah Menggantung di Tebing 100 Meter

Jum'at, 07 Januari 2022 - 15:00 WIB
loading...
Ikuti GPS, Truk Kargo Malah Menggantung di Tebing 100 Meter
Truk kargo menggantung di tebing setinggi 100 meter setelah melaju di jalan pegunungan di China mengikuti petunjuk GPS. Foto/ViralPress via The Mirror
A A A
CHANGZHI - Sebuah truk kargo berada dalam posisi menggantung di atas tebing 330 kaki (100 meter). Itu terjadi setelah mengikuti petunjuk GPS yang membawanya di sepanjang jalan pegunungan yang sempit di China utara.

Insiden yang menegangkan itu terjadi di Kota Changzhi, provinsi Shanxi, pada 1 Januari 2022.

Pengemudi truk itu mengikuti GPS-nya, yang menginstruksikannya untuk mengambil jalan sempit di lereng gunung.

Baca juga: Ini Satu-satunya Negara yang Bikin dan Lenyapkan Bom Nuklirnya Sendiri

Namun, ketika dia menyadari bahwa truknya itu terlalu lebar untuk melewati jalan setapak. Pengemudi itu dilaporkan mencoba mundur, tetapi menabrak pagar pembatas yang tipis.

Pengemudi dengan upaya luar biasa berhasil melarikan diri dari kabin truk saat truk itu terhuyung-huyung di atas tebing 330 kaki yang terjal.

Rekaman video yang mengerikan menunjukkan truk nyaris tidak berhenti di jalan, dengan sisi kanannya menggantung di tepi tebing.

Wu, seorang pengendara yang mengemudi di belakang truk, mengatakan: "Jalan raya ini memiliki batasan di mana lebar maksimum kendaraan tidak boleh melebihi 6,8 meter."

"Salju turun beberapa hari terakhir dan truk tergelincir dari jalan ketika ia berbelok dan sekarang macet, menghalangi lalu lintas sepenuhnya," katanya seperti dikutip dari The Mirror, Jumat (7/1/2022).

Pihak berwenang mengerahkan tiga truk derek untuk mengvakuasi kendaraan besar itu, yang dilaporkan harus dipotong menjadi dua.

Butuh tiga hari untuk akhirnya menariknya karena ukuran dan lebar jalannya.

Media lokal melaporkan lalu lintas di jalan tersebut telah kembali normal. Kendaraan ditarik kembali ke jalan pada pukul 16.00 sore waktu setempat pada 3 Januari 2022.
(min)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1840 seconds (11.97#12.26)