Situasi Genting, Presiden Kazakhstan Minta Bantuan Militer Rusia Cs

Kamis, 06 Januari 2022 - 06:42 WIB
loading...
Situasi Genting, Presiden...
Pasukan keamanan Kazakhstan berdhadapan dengan kelompok demonstran di Almaty, 4 Januari 2022. Pemimpin Kazakhstan minta bantuan militer dari blok pimpinan Rusia untuk mengatasi kerusuhan. Foto/REUTERS/Pavel Mikheyev
A A A
ALMATY - Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev meminta bantuan militer dari Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Rusia . Permintaan diajukan di tengah kerusuhan kekerasan yang semakin genting di negara tersebut.

Presiden mengeklaim bahwa "teroris" telah menyerbu fasilitas strategis di seluruh negeri.

“Saya percaya menjangkau mitra CSTO kami tepat dan tepat waktu,” kata Tokayev pada Rabu malam, seperti dikutip Russia Today, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Demonstran Serbu Bandara Kazakhstan, Para Pegawai Lari Tunggang Langgang

Presiden mengecam para pengunjuk rasa yang melakukan kekerasan yang telah menyerbu gedung-gedung pemerintah dan fasilitas lainnya di beberapa kota di seluruh negeri.

Selain itu, dia mengatakan dalam pidatonya bahwa baku tembak yang intens antara unit militer udara dan “kelompok teroris” telah terjadi di luar kota terbesar di negara itu, Almaty.

"Teroris yang sangat terorganisir ini telah dilatih di luar negeri," kata Tokayev.

"Geng teroris ini bersifat internasional, telah menjalani pelatihan serius di luar negeri, dan serangan mereka terhadap Kazakhstan dapat dan harus dilihat sebagai tindakan agresi," paparnya.

Menurutnya, bantuan dari negara-negara CSTO dibutuhkan untuk memerangi ancaman "teroris”, yang katanya bertujuan untuk merusak integritas teritorial Kazakhstan.

Gelombang kerusuhan telah mencengkeram Kazakhstan selama beberapa hari terakhir, awalnya dipicu oleh kenaikan tajam harga bahan bakar (BBM) pada awal tahun baru.

Namun, protes kenaikan harga BBM segera berubah menjadi krisis politik dan kekerasan, di mana kelompok pengunjuk rasa menyerang agen-agen penegak hukum, membakar kendaraan, dan menggeledah gedung-gedung pemerintah di beberapa lokasi di seluruh negeri.

Tak lama setelah pidato Tokayev, pihak berwenang Almaty mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi “kontra-teroris” telah diluncurkan di kota itu, yang bertujuan untuk menegakkan kembali ketertiban. "Dan menghentikan aksi terorisme dan bandit yang mengancam kesejahteraan dan masa depan kita," bunyi pernyataan tersebut.

Sebelumnya pada hari Rabu, beberapa gedung pemerintah, termasuk kantor administrasi lokal dan istana lama presiden, diserbu oleh kelompok pengunjuk rasa yang anarkis.

Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan pusat kota diserbu oleh kerumunan besar, dengan beberapa penyerbu menyerang petugas polisi dan prajurit militer, dan diduga mencuri senjata api mereka.

Bandara juga diambil alih, di mana para demonstran menjarah toko-toko dan ATM.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved