Terima Surat Kepercayaan Dubes RI, Sekjen PBB Apresiasi Peran Aktif Indonesia

Rabu, 05 Januari 2022 - 14:19 WIB
loading...
Terima Surat Kepercayaan...
Sekjen PBB Antonio Guterres menerima surat kepercayaan Dubes RI Arrmanatha Nasir. Foto/Kemlu
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menyampaikan penghargaan yang tinggi atas peran aktif dan kepemimpinan Indonesia selama ini dalam memperkuat multilateralisme.

Hal itu diungkapkannya saat menerima surat kepercayaan dari Duta Besar (Dubes) Indonesia Arrmanatha Nasir sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia (Watapri) untuk PBB di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS).

“Indonesia adalah mitra penting PBB dan PBB akan tingkatkan terus kerja sama dan memberikan perhatian kepada Indonesia,” sebut Guterres seperti dilansir dari situs Kementerian Luar Negeri, Rabu (5/1/2021).



Lebih lanjut Sekjen PBB menyampaikan harapannya agar Indonesia dapat berkontribusi lebih besar lagi dalam menghadapi berbagai tantangan global dan kawasan. Beberapa isu yang mendapat perhatian dalam pertemuan seperti perubahan iklim, pemulihan ekonomi pasca pandemi, dan situasi di kawasan.

Sekjen PBB mengharapkan sebagai Presiden G20, Indonesia dapat berkontribusi dalam upaya membangun sistem keuangan global yang lebih seimbang bagi negara berkembang. Selain itu Sekjen PBB juga menyampaikan penghargaan atas komitmen dan langkah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim termasuk upaya untuk melakukan transisi energi.

Sementara itu dalam pertemuannya dengan Sekjen PBB, Dubes Indonesia Arrmanatha Nasir menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus tingkatkan kerja sama dengan PBB dalam berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.

Baca juga: Indonesia Terpilih sebagai Sekretaris Jenderal IORA 2022-2024

Arrmanatha juga menyampaikan bahwa salah satu prioritas Indonesia sebagai Presiden G20 adalah untuk memperkuat kepemimpinan kolektif global, melalui sinergi dengan negara, forum dan organisasi di luar G20, termasuk negara berkembang. Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi untuk mendorong institusi keuangan internasional lebih mendengar kebutuhan negara berkembang dalam sistem keuangan global.

Pria yang akrab dipanggil Tata itu juga menekankan komitmen tinggi Indonesia dalam melakukan transisi energi, dan berbagai langkah dalam mengatasi perubahan iklim.

“Keberhasilan Indonesia untuk atasi kebakaran hutan dan langkah efektif dalam sustainable forest management merupakan contoh kontribusi konkret dalam mitigasi perubahan iklim,” kata Arrmanatha.

Baca juga: Ethiopia Hadiri KTT Asia Afrika 1955, 6 Tahun Sebelum Hubungan Diplomatik dengan Indonesia Dibuka

Acara penyerahan kredensial tersebut merupakan acara resmi pertama Antonio Guterres pada hari kerja pertama sebagai Sekjen PBB untuk periode keduanya. Dengan telah diserahkannya surat Kredensial kepada Sekjen PBB, Arrmanatha dapat mulai menjalankan tugasnya secara resmi sebagai Watapri untuk PBB di New York.

Sebelum penugasannya sebagai Watapri untuk PBB di New York, Arrmanatha bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Prancis merangkap Monaco, Andorra dan UNESCO. Pria berkacamata itu juga pernah menjabat sebagai juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinanan (2014 - 2019).

Indonesia menjadi negara anggota PBB sejak 28 September 1950, negara ke-60 dari 193 negara anggota PBB. Saat ini, Indonesia menjabat sebagai Wakil Ketua Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People/CEIRPP (Komite PBB untuk Palestina) dan Wakil Ketua Komite Dekolonisasi.

Baca juga: Deretan Perusahaan Top Swedia Siap Kembangkan Bisnis di Indonesia

Indonesia juga merupakan anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (UN ECOSOC) untuk periode 2021 hingga 2023. ECOSOC merupakan forum PBB yang mendorong upaya pencapaian target pembangunan yang berkelanjutan. Selama keanggotaan Indonesia di ECOSOC, Indonesia akan terus menyuarakan isu-isu keuangan inklusif, ekonomi kreatif dan digital, penguatan sistem kesehatan global, dan kerja sama selatan-selatan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Berita Terkini
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved