Taliban Pamerkan Hasil Rampasan Perang, Klaim Bukti Kemenangan Atas Amerika

Rabu, 05 Januari 2022 - 13:55 WIB
loading...
Taliban Pamerkan Hasil...
Taliban Pamerkan Hasil Rampasan Perang, Klaim Bukti Kemenangan Atas Amerika. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Di kompleks Gubernur Provinsi Ghazni Afghanistan, sebuah pameran baru diluncurkan di hadapan para pejuang Taliban. Ini adalah bagian dari dinding ledakan dari bekas pangkalan militer Amerika Serikat (AS).

Satu lempengan beton bertuliskan nama dan resimen pasukan AS yang bertugas di provinsi itu selama perang terpanjang yang dijalani AS. Seperti tentara sepanjang sejarah, pasukan AS secara teratur menempelkan nama mereka di dinding pangkalan dan posisi tetap yang mereka tempati.

Baca: Iran Belum Mau Akui Pemerintahan Taliban

Tapi sekarang, blok yang menjulang tinggi itu dipajang di depan umum dan digunakan untuk mendukung narasi Taliban tentang menggulingkan pasukan pimpinan AS setelah 20 tahun pertempuran.

"Kami harus menunjukkan ini agar warga Afghanistan, dunia, dan generasi mendatang tahu bahwa kami mengalahkan Amerika," kata kepala budaya provinsi Taliban Mullah Habibullah Mujahid kepada AFP, seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (4/1/2022). “Bahkan jika mereka menyebut diri mereka sebagai kekuatan terbesar di dunia,” lanjutnya.

Pasukan Taliban merebut kota Ghazni -- 150 kilometer (95 mil) selatan Kabul -- tiga hari sebelum ibu kota jatuh pada 15 Agustus. Wilayah ini memiliki 3.500 tahun sejarah yang tercatat kaya, dan Taliban sekarang sibuk menulis bab terbaru dengan bukti kemenangan militer mereka.

Baca: Langgar Syariah, Taliban Perintahkan Kepala Manekin Dipenggal

Di jalan-jalan di luar kota yang berpenduduk hampir 200.000 orang, pameran informal lain tentang kemenangan Taliban telah diadakan. Raksasa kendaraan lapis baja Amerika yang hancur dipajang, senjatanya dilepas, bannya kempes dan koyak.

Anak-anak memanjat di sekitar reruntuhan, yang juga menampilkan kerangka tank Soviet yang ditinggalkan dari pendudukan Afghanistan selama satu dekade. Invasi itu berakhir dengan penghinaan bagi Soviet.



“Kami bangga dengan pencapaian kami ketika kami melihat ini,” kata pejuang Taliban berusia 18 tahun Ozair, yang seperti banyak orang di negara itu hanya menggunakan satu nama. “Kami menunjukkan bahwa warga Afghanistan yang lahir di sini bisa mengalahkan Amerika, negara yang kuat,” tambahnya.

Pengingat dan peninggalan dua dekade pendudukan pimpinan AS di Afghanistan tersebar di seluruh negeri -- beberapa di antaranya dapat digunakan. Banyak perangkat keras militer yang diberikan kepada polisi dan angkatan bersenjata Afghanistan jatuh ke tangan Taliban pada hari-hari terakhir pemerintahan yang didukung AS.

Rejeki nomplok senjata, kendaraan dan seragam telah memberi penguasa baru Kabul rampasan kemenangan yang nyata. Berdiri di dinding ledakan, Mullah Habibullah Mujahid membual bahwa 20 atau lebih nama yang tertulis termasuk “komandan dan jenderal penting” yang tewas dalam pertempuran.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Bukti Kemenangan Hamas,...
Bukti Kemenangan Hamas, 3 Sandera Israel Ditukar 90 Tahanan Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved