Korsel Terus Upayakan Kesepakatan Damai dengan Korut
Senin, 03 Januari 2022 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Konflik, yang berkecamuk antara 1950 dan 1953, berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi secara internasional dan pembentukan zona demiliterisasi yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan.
Baca juga: Tepat 2 Tahun Pembunuhan Soleimani, Jerusalem Post dan Maariv Online Diretas
Kesepakatan damai formal dipandang sebagai elemen kunci dalam normalisasi hubungan antara Pyongyang dan Seoul.
“Jika kita melanjutkan dialog dan kerja sama, komunitas internasional akan merespons,” ujar Moon, yang masa jabatannya selama lima tahun berakhir pada Mei.
Dia menjelaskan, “Pemerintah akan mengejar normalisasi hubungan antar-Korea dan jalan perdamaian yang tidak dapat diubah sampai akhir.”
“Perdamaian adalah prasyarat penting untuk kemakmuran. Tapi, perdamaian cenderung goyah jika tidak dilembagakan,” tutur dia.
Baca juga: Tepat 2 Tahun Pembunuhan Soleimani, Jerusalem Post dan Maariv Online Diretas
Kesepakatan damai formal dipandang sebagai elemen kunci dalam normalisasi hubungan antara Pyongyang dan Seoul.
“Jika kita melanjutkan dialog dan kerja sama, komunitas internasional akan merespons,” ujar Moon, yang masa jabatannya selama lima tahun berakhir pada Mei.
Dia menjelaskan, “Pemerintah akan mengejar normalisasi hubungan antar-Korea dan jalan perdamaian yang tidak dapat diubah sampai akhir.”
“Perdamaian adalah prasyarat penting untuk kemakmuran. Tapi, perdamaian cenderung goyah jika tidak dilembagakan,” tutur dia.
Lihat Juga :