Dikerahkan, Sistem Rudal S-550 Rusia Diduga Senjata yang Lenyapkan Satelit
Kamis, 30 Desember 2021 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk waktu yang lama sistem tempur ini dikenal dengan sebutan Nudol."
“Spesialis berasumsi bahwa inilah sistem yang berhasil menghancurkan target satelit selama tes tempur pertamanya pada 15 November," lanjut laporan tersebut.
“Para ahli percaya bahwa pekerjaan pada senjata terbaru telah selesai, dan itu dapat memperoleh penunjukan resmi sebagai sistem rudal pertahanan udara S-550.”
Menteri Pertahanan Sergei Shoigu secara pribadi mendeklasifikasi penunjukan S-550 sebelum tes sebelum November yang menghancurkan satelit pengintai militer Tselina-D era Soviet yang mengorbit menjadi berkeping-keping.
Pakar militer Dmitry Boltenkov mengatakan bulan lalu bahwa kemungkinan besar S-550 akan menjadi penunjukan resmi yang diperoleh oleh sistem yang dikembangkan di bawah proyek penelitian dan pengembangan Nudol.
“Ini akan menjadi bagian dari keluarga S-500, mirip dengan beberapa versi sistem pertahanan udara S-300 dan S-400 yang sekarang ada secara bersamaan," katanya, seperti dikutip Metro.co.uk, Kamis (30/12/2021).
Laporan lain menyatakan bahwa S-550 dan Nudol terpisah atau pun terkait.
Nudol diyakini menggunakan peluncur silo, sedangkan S-550 dilaporkan sebagai sistem mobile.
“Spesialis berasumsi bahwa inilah sistem yang berhasil menghancurkan target satelit selama tes tempur pertamanya pada 15 November," lanjut laporan tersebut.
“Para ahli percaya bahwa pekerjaan pada senjata terbaru telah selesai, dan itu dapat memperoleh penunjukan resmi sebagai sistem rudal pertahanan udara S-550.”
Menteri Pertahanan Sergei Shoigu secara pribadi mendeklasifikasi penunjukan S-550 sebelum tes sebelum November yang menghancurkan satelit pengintai militer Tselina-D era Soviet yang mengorbit menjadi berkeping-keping.
Pakar militer Dmitry Boltenkov mengatakan bulan lalu bahwa kemungkinan besar S-550 akan menjadi penunjukan resmi yang diperoleh oleh sistem yang dikembangkan di bawah proyek penelitian dan pengembangan Nudol.
“Ini akan menjadi bagian dari keluarga S-500, mirip dengan beberapa versi sistem pertahanan udara S-300 dan S-400 yang sekarang ada secara bersamaan," katanya, seperti dikutip Metro.co.uk, Kamis (30/12/2021).
Laporan lain menyatakan bahwa S-550 dan Nudol terpisah atau pun terkait.
Nudol diyakini menggunakan peluncur silo, sedangkan S-550 dilaporkan sebagai sistem mobile.
(min)
Lihat Juga :