Gawat, Kasus COVID-19 di Seluruh Dunia Melonjak
Kamis, 30 Desember 2021 - 00:34 WIB
loading...
A
A
A
Kasus baru yang dilaporkan di Afrika naik 7% menjadi hampir 275.000.
WHO mengatakan bahwa risiko keseluruhan terkait dengan varian baru Omicron tetap sangat tinggi. WHO mengutip "bukti yang konsisten" bahwa Omicron memiliki keunggulan pertumbuhan atas varian Delta, yang tetap dominan di beberapa bagian dunia.
Baca juga: Omicron Menyapu Dunia, Kota-kota Ini Batalkan Pesta Malam Tahun Baru
Tercatat bahwa penurunan insiden kasus telah terlihat di Afrika Selatan, dan bahwa data awal dari negara itu, Inggris dan Denmark menunjukkan penurunan risiko rawat inap dengan Omicron. Tetapi dikatakan bahwa lebih banyak data diperlukan untuk memahami penanda klinis keparahan termasuk penggunaan oksigen, ventilasi mekanis dan kematian, dan bagaimana keparahan dapat dipengaruhi oleh vaksinasi dan/atau sebelumnya infeksi.
WHO mengatakan bahwa jumlah kematian yang baru dilaporkan di seluruh dunia pekan lalu turun 4% menjadi 44.680.
WHO mengatakan bahwa risiko keseluruhan terkait dengan varian baru Omicron tetap sangat tinggi. WHO mengutip "bukti yang konsisten" bahwa Omicron memiliki keunggulan pertumbuhan atas varian Delta, yang tetap dominan di beberapa bagian dunia.
Baca juga: Omicron Menyapu Dunia, Kota-kota Ini Batalkan Pesta Malam Tahun Baru
Tercatat bahwa penurunan insiden kasus telah terlihat di Afrika Selatan, dan bahwa data awal dari negara itu, Inggris dan Denmark menunjukkan penurunan risiko rawat inap dengan Omicron. Tetapi dikatakan bahwa lebih banyak data diperlukan untuk memahami penanda klinis keparahan termasuk penggunaan oksigen, ventilasi mekanis dan kematian, dan bagaimana keparahan dapat dipengaruhi oleh vaksinasi dan/atau sebelumnya infeksi.
WHO mengatakan bahwa jumlah kematian yang baru dilaporkan di seluruh dunia pekan lalu turun 4% menjadi 44.680.
(ian)
Lihat Juga :