Gawat, Kasus COVID-19 di Seluruh Dunia Melonjak
Kamis, 30 Desember 2021 - 00:34 WIB
loading...
Kasus COVID-19 di seluruh dunia mengalami peningkatan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia, WHO , mengatakan jumlah kasus COVID-19 di seluruh dunia mengalami kenaikan hingga 11% selama pekan lalu, dengan peningkatan terbesar terjadi di Amerika. Kenaikan tersebut mengikuti peningkatan bertahap sejak Oktober.
Badan kesehatan PBB itu dalam laporan epidemiologi mingguannya yang dirilis Selasa malam mengatakan bahwa ada hampir 4,99 juta kasus baru yang dilaporkan di seluruh dunia dari 20-26 Desember seperti dilansir dari AP, Rabu (29/12/2021).
Eropa menyumbang lebih dari setengah total kasus, dengan 2,84 juta, meskipun itu hanya meningkat 3% dari minggu sebelumnya. Benua itu juga memiliki tingkat infeksi tertinggi di wilayah mana pun, dengan 304,6 kasus baru per 100.000 penduduk.
Baca juga: Berlakukan Lockdown, China Kesulitan Sediakan Makanan untuk 13 Juta Penduduk Xi'an
WHO mengatakan bahwa kasus baru di Amerika naik 39% menjadi hampir 1,48 juta, dan wilayah tersebut memiliki tingkat infeksi tertinggi kedua dengan 144,4 kasus baru per 100.000 penduduk. Amerika Serikat (AS) sendiri menunjukkan lebih dari 1,18 juta kasus, meningkat 34%.
Badan kesehatan PBB itu dalam laporan epidemiologi mingguannya yang dirilis Selasa malam mengatakan bahwa ada hampir 4,99 juta kasus baru yang dilaporkan di seluruh dunia dari 20-26 Desember seperti dilansir dari AP, Rabu (29/12/2021).
Eropa menyumbang lebih dari setengah total kasus, dengan 2,84 juta, meskipun itu hanya meningkat 3% dari minggu sebelumnya. Benua itu juga memiliki tingkat infeksi tertinggi di wilayah mana pun, dengan 304,6 kasus baru per 100.000 penduduk.
Baca juga: Berlakukan Lockdown, China Kesulitan Sediakan Makanan untuk 13 Juta Penduduk Xi'an
WHO mengatakan bahwa kasus baru di Amerika naik 39% menjadi hampir 1,48 juta, dan wilayah tersebut memiliki tingkat infeksi tertinggi kedua dengan 144,4 kasus baru per 100.000 penduduk. Amerika Serikat (AS) sendiri menunjukkan lebih dari 1,18 juta kasus, meningkat 34%.
Lihat Juga :