Wanita Afghanistan Turun ke Jalan, Protes Pembunuhan Misterius
Rabu, 29 Desember 2021 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
“Saya ingin memberitahu dunia, memberitahu Taliban untuk berhenti membunuh. Kami menginginkan kebebasan, kami menginginkan keadilan, kami menginginkan hak asasi manusia," kata pengunjuk rasa Nayera Koahistani kepada kantor berita AFP, seperti dikutip dari Al Jazeera.
Baca: Taliban Larang Musik di Mobil dan Bawa Penumpang Wanita Tak Berjilbab
Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh pengunjuk rasa Laila Basam, para demonstran meminta Taliban "untuk menghentikan mesin kriminalnya". Pernyataan itu mengatakan, mantan tentara dan mantan karyawan pemerintah yang digulingkan berada "di bawah ancaman langsung", melanggar amnesti umum yang diumumkan oleh Taliban pada Agustus.
Para pengunjuk rasa juga menyampaikan keberatan terhadap pembatasan yang dihadapi perempuan di bawah pemerintahan Taliban. Akhir pekan lalu, Taliban mengeluarkan pedoman baru yang melarang wanita bepergian jarak jauh, kecuali dikawal oleh kerabat dekat pria.
“Hak-hak perempuan adalah hak asasi manusia. Kami harus mempertahankan hak kami,” kata Koahistani.
Baca: Taliban Larang Musik di Mobil dan Bawa Penumpang Wanita Tak Berjilbab
Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh pengunjuk rasa Laila Basam, para demonstran meminta Taliban "untuk menghentikan mesin kriminalnya". Pernyataan itu mengatakan, mantan tentara dan mantan karyawan pemerintah yang digulingkan berada "di bawah ancaman langsung", melanggar amnesti umum yang diumumkan oleh Taliban pada Agustus.
Para pengunjuk rasa juga menyampaikan keberatan terhadap pembatasan yang dihadapi perempuan di bawah pemerintahan Taliban. Akhir pekan lalu, Taliban mengeluarkan pedoman baru yang melarang wanita bepergian jarak jauh, kecuali dikawal oleh kerabat dekat pria.
“Hak-hak perempuan adalah hak asasi manusia. Kami harus mempertahankan hak kami,” kata Koahistani.
Lihat Juga :