Ngamuk, Pria Ini Kempeskan 1.500 Ban Mobil dengan Gunting Kuku

Senin, 27 Desember 2021 - 22:01 WIB
loading...
Ngamuk, Pria Ini Kempeskan...
1.500 ban mobil kempes akibat aksi seorang pria di Jerman. Foto/rt.com
A A A
BERLIN - Sebanyak 1.500 ban mobil kempes akibat amukan seorang pria di Jerman. Aksinya itu mengakibatkan kerugian sekitar USD169.762 (Rp2,4 miliar).

Sebagian besar mobil itu keempat bannya rusak. Menurut media Jerman, pihak berwenang menangkap pria itu saat beraksi pada Kamis malam (23/12/2021) setelah perburuan selama tiga jam.

Perburuan dimulai setelah seorang saksi mata, yang melihat orang yang mencurigakan merusak ban, memberi tahu polisi setempat.

Baca juga: Drone Turki Bisa Tentukan Siapa Pemenang Perang Ukraina

Lebih buruk lagi, serangkaian kejahatan terjadi tepat sebelum Malam Natal, ketika warga Jerman biasanya pergi mengunjungi kerabat.

Baca juga: China Makin Digdaya, Roket Terbaru Angkut Beban 150 Ton ke Luar Angkasa

Tersangka, yang sejauh ini membantah terlibat dalam aksi itu, ditemukan memiliki gunting kuku dengan bekas karet, dan balaclava.

Baca juga: Santai, Putin Ungkap Rencananya Rayakan Malam Tahun Baru

Selain itu, pria itu sudah memiliki sejarah kejahatan, termasuk melakukan perusakan properti, dengan penyelidikan yang sekarang diluncurkan ke aksi terbarunya. Motifnya sejauh ini belum diketahui.

Insiden serupa terjadi pada Malam Tahun Baru 2020 di Spanyol utara, ketika seorang mantan karyawan yang tidak puas menabrakkan traktor curian ke gerbang pabrik Mercedes Benz lokal, dan kemudian menghancurkan mobil-mobil van baru.

Pria yang pernah bekerja di lokasi tersebut dari 2016 hingga 2017 itu baru berhenti melakukan aksinya setelah petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan.

Kerusakan yang terjadi pada hampir 50 kendaraan itu bernilai sekitar USD6 juta.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Berita Terkini
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved