Drone Turki Bisa Tentukan Siapa Pemenang Perang Ukraina

Senin, 27 Desember 2021 - 16:31 WIB
loading...
Drone Turki Bisa Tentukan...
Drone Bayraktar TB2 buatan Turki terbukti hebat di medan perang. Foto/aze media
A A A
KIEV - Rusia mengklaim baru-baru ini menembak jatuh 40 drone Bayraktar buatan Turki. Meski demikian, Moskow hanya menemukan satu bangkai drone sebagai bukti di Suriah.

Adapun ilmuwan politik di Universitas Stanford, Amerika Serikat (AS), Francis Fukuyama, mengatakan pengiriman drone Bayraktar TB2 Turki ke Ukraina bisa menjadi " pengubah permainan" dalam konflik di Ukraina.

Rusia mengandalkan taruhan mereka berdasarkan sistem pertahanan udara jarak pendek dan bergerak Pantsir yang telah beraksi di Suriah dan Libya.

Baca juga: Dibantu Intel Medan Perang AS, Ukraina Bisa Serang Rusia Lebih Dulu

Turki dan Fukuyama mendasarkan argumen mereka pada keberhasilan Bayraktar di Nagorno-Karabakh, Libya dan Suriah, serta baru-baru ini dalam perang Tigray Ethiopia.

Baca juga: Luar Biasa! Pria Lumpuh Posting Tweet Langsung dari Pikiran

Tapi siapa yang benar? Banyak hal tergantung pada apakah Rusia benar-benar dapat memberikan hasil positif dalam menggagalkan serangan drone di wilayah Donbass di Ukraina.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Raja Arab Saudi Memiliki Banyak Anak

Sejauh ini, setidaknya ada satu serangan Bayraktar yang berhasil dilancarkan.

Sistem pertahanan udara Rusia dan drone Turki telah lama adu kuat di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di sepanjang perbatasan Ukraina.

Nah jika situasi seperti perang muncul, maka kedua senjata ini akan menunjukkan kekuatannya terhadap satu sama lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved