Tokoh Anti-apartheid Afrika Selatan Desmond Tutu Meninggal

Minggu, 26 Desember 2021 - 16:38 WIB
loading...
Tokoh Anti-apartheid...
Tokoh anti-apartheid Afrika Selatan Desmond Tutu meninggal dunia, Minggu (26/12/2021), dalam usian 90 tahun. Foto/NBC News
A A A
JOHANNESBURG - Peraih Nobel Perdamaian dan veteran perjuangan Afrika Selatan (Afsel)melawan kekuasaan minoritas kulit putih, Uskup Agung Desmond Tutu, meninggal dunia pada Minggu (26/12/2021) dalam usia 90 tahun. Demikian pernyataan yang dikeluarkan kantor kepresidenan Afsel.

Pada tahun 1984 Tutu memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian untuk penentangannya tanpa kekerasan terhadap apartheid. Satu dekade kemudian, dia menyaksikan berakhirnya rezim itu. Ia pun memimpin Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi, yang dibentuk untuk mengungkap kekejaman yang dilakukan selama hari-hari kelam itu.

Tutu yang blak-blakan dianggap sebagai hati nurani bangsa oleh kulit Hitam dan putih, sebuah bukti abadi atas iman dan semangat rekonsiliasinya di negara yang terpecah itu.

Baca juga: Presiden Apartheid Afrika Selatan Terakhir, FW de Klerk, Tutup Usia

Tutu didiagnosis menderita kanker prostat pada akhir 1990-an dan dalam beberapa tahun terakhir ia beberapa kali dirawat di rumah sakit untuk mengobati infeksi yang terkait dengan pengobatan kankernya.

“Meninggalnya Uskup Agung Emeritus Desmond Tutu adalah babak lain dari duka dalam perpisahan bangsa kita dengan generasi Afrika Selatan yang luar biasa yang telah mewariskan kepada kita Afrika Selatan yang dibebaskan,” kata Presiden Cyril Ramaphosa.

"Desmond Tutu adalah seorang patriot tanpa tandingan," sambungnya seperti dilansir dari Reuters.

Kepresidenan Afrika Selatan tidak memberikan rincian tentang penyebab kematian Desmon Tutu.

Baca juga: Para Presiden yang Pernah Dipenjara, Tetap Berjuang di Balik Jeruji Besi

Tutu berkhotbah menentang tirani minoritas kulit putih dan bahkan setelah berakhir, dia tidak pernah goyah dalam perjuangannya untuk Afrika Selatan yang lebih adil, menyerukan elit politik kulit Hitam Afrika Selatan untuk bertanggung jawab dengan penuh semangat seperti halnya orang Afrika kulit putih.

Di tahun-tahun terakhirnya, dia menyesal bahwa mimpinya tentang "Bangsa Pelangi" belum terwujud.

“Akhirnya, pada usia 90, dia meninggal dengan tenang di Oasis Frail Care Center di Cape Town pagi ini,” kata Dr Ramphhela Mamphele, penjabat ketua Uskup Agung Desmond Tutu IP Trust dan Koordinator Kantor Uskup Agung, dalam sebuah pernyataan atas nama keluarga Tutu.

Baca juga: Afrika Selatan Telah Melewati Puncak Wabah Omicron
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
Negaranya Diinvasi AS,...
Negaranya Diinvasi AS, Tokoh Oposisi Venezuela Malah Hadiahkan Nobel Perdamaian kepada Trump
6 Aksi Mogok Makan yang...
6 Aksi Mogok Makan yang Mampu Membentuk Sejarah Dunia
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved