5 Negara Penganut Atheis Terbanyak, 2 Teratas di Asia

Kamis, 23 Desember 2021 - 12:22 WIB
loading...
5 Negara Penganut Atheis...
Penumpang antre naik kereta menuju kampung halaman jelang perayaan Tahun Baru China di Beijing, awal Januari 2020. Berdasarkan data dari World Population Review 2021, total atheis di China 91%, paling tinggi di dunia. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Sejumlah negara ternyata banyak warganya yang tidak mengakui keberadaan Tuhan (atheis). Banyak alasan mengapa mereka memilih atheis. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 negara dengan jumlah atheis terbanyak di dunia.

1. China
China merupakan negara yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi sekaligus penganut atheis terbanyak di dunia. Berdasarkan hasil survei dan data dari World Population Review 2021, total atheis di Negeri Tirai Bambu ini sebesar 91%. Dari jumlah itu, hampir 67% menyatakan yakin atheis, sisanya mengeklaim nonreligius.

Melansir hrw.org, China secara resmi memang negara atheis, di mana anggota Partai Komunis dilarang mempercayai atau mempraktikkan keyakinan apa pun. Hal itu karena adanya kekhawatiran bahwa agama dapat berfungsi sebagai alternatif komunisme yang dapat merusak loyalitas kepada pemerintah.

2. Jepang
Posisi kedua sebagai negara penganut atheis terbanyak adalah Jepang. Diketahui, jumlah atheis di Negeri Sakura ini sebesar 86%, dengan 29% di antaranya yakin ateis. Merunut sejarah, agama di Jepang secara historis berpusat di sekitar Shintoisme.

Hal itu didasarkan pada ritual dan mitologi seputar masa lalu kuno Jepang. Diketahui, tidak ada pelajaran agama di sekolah-sekolah Jepang karena mereka memandang agama adalah urusan masing-masing individu.

3. Swedia
Swedia merupakan negara nordik yang terletak di Skandinavia. Negara ini menempati posisi ketiga sebagai negara penganut atheis terbanyak, yakni 78%. Sebanyak 18% penduduknya menyatakan yakin atheis.

Swedia semakin menjadi sekuler dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu dikarenakan adanya keterputusan antara popularitas tradisi religius seperti Natal atau Paskah serta komitmen agama yang benar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Ngeri! Baku Tembak 2...
Ngeri! Baku Tembak 2 Kelompok Pemuda di Mal, 2 Orang Tewas
Rekomendasi
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Kolombia Singkirkan...
Kolombia Singkirkan Ghana, Gol Arias Antar Los Cafeteros ke 16 Besar
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Berita Terkini
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved