Afrika Selatan Telah Melewati Puncak Wabah Omicron

Kamis, 23 Desember 2021 - 00:07 WIB
loading...
A A A
Data NICD menunjukkan bahwa rata-rata pergerakan kasus harian selama tujuh hari - yang menurut para ilmuwan lebih dapat diandalkan daripada kasus yang dikonfirmasi setiap hari - berada pada lintasan yang menurun di Gauteng.

Grafik menunjukkan peningkatan tajam dalam kasus dari mendekati nol pada pertengahan November menjadi rata-rata 10.000 kasus harian pada awal Desember. Sejak itu turun tajam menjadi rata-rata sekitar 5.000 per hari.

Groome memperingatkan bahwa beberapa angka kasus yang lebih rendah dapat disebabkan oleh tingkat pengujian yang lebih rendah selama periode liburan.

Afsel, yang sekarang mempertahankan tingkat terendah dari sistem pembatasan lima tingkat meskipun terjadi lonjakan infeksi yang cepat, sedang memantau tingkat rawat inap dengan sangat cermat.

Baca juga: WHO: Dunia Harus Bersatu untuk Mengakhiri Pandemi pada 2022

Sementara ini juga meningkat, mereka sejauh ini tetap jauh di bawah tingkat yang terlihat selama gelombang pandemi sebelumnya, dengan kematian juga lebih rendah daripada yang terlihat di masa lalu dan orang-orang yang tinggal di rumah sakit untuk waktu yang lebih singkat. Hal itu dikatakan oleh Waasila Jassat dari NICD, yang juga memperingatkan bahwa data yang relevan cenderung tertinggal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved