Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela

Selasa, 21 Desember 2021 - 22:35 WIB
loading...
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris tolak klaim Maduro atas Emas Venezuela. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Mahkamah Agung (MA) Inggris telah mencegah Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengakses USD1,95 miliar emas yang disimpan di Bank of England (BoE). MA Inggris membatalkan putusan pengadilan banding sebelumnya, yang berarti hanya pemimpin oposisi Juan Guaido yang dapat memutuskan nasib emas tersebut.

Inggris menganggap Juan Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela. Meskipun demikian, dalam praktiknya Inggris berurusan dengan pemerintahan Maduro. Maduro mengatakan uang itu akan digunakan untuk memerangi COVID-19 di negaranya.

Dalam putusannya, MA Inggris mengatakan bahwa keputusan Pengadilan Banding "salah tempat", karena semua pengadilan Inggris perlu menerima bahwa Maduro tidak diakui sebagai presiden untuk tujuan apa pun seperti dikutip dari BBC, Selasa (21/12/2021).

Baca juga: Menang Gugatan, Maduro Dapatkan Kembali 30 Ton Emas yang Disandera Inggris

Namun, pihak MA sekarang telah meminta Pengadilan Niaga untuk mempertimbangkan masalah lain apakah Guaido telah diakui oleh pemerintah Inggris hanya sebagai kepala negara Venezuela, atau apakah ia telah diakui sebagai kepala pemerintahannya juga.

Mengutip Statuta Transisi - pasal-pasal dalam konstitusi yang dalam kasus seperti itu meminta pemimpin Majelis Nasional untuk turun tangan - Juan Guaido mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara pada Januari 2019.

Sejak itu, dia menggunakan undang-undang ini untuk menunjuk pejabat bank sentral, yang menurut Maduro tidak diizinkan menurut undang-undang Venezuela.

Guaido dan Maduro secara terpisah telah menunjuk dua gubernur yang berbeda untuk bank sentral Venezuela.

Guaido, yang diakui oleh lebih dari 50 negara sebagai presiden yang sah, menginginkan emas tetap berada di brankas BoE. Tetapi Maduro, yang tetap berada di istana kepresidenan dan mengendalikan pemerintah, militer dan polisi, telah menuntut BoE agar dana tersebut dibebaskan.

Dia mengklaim uang itu akan ditransfer ke Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) untuk membeli pasokan medis guna memerangi pandemi.

Baca juga: Rusia: Inggris Rampas 30 Ton Emas Venezuela Senilai Rp14,8 Triliun

Para pengkritiknya menyalahkan dia karena salah mengelola ekonomi Venezuela, menyebabkan krisis parah di mana jutaan orang membutuhkan bantuan karena runtuhnya layanan publik, melonjaknya pengangguran, dan mata uang lokal yang terdevaluasi.

Mereka mengklaim Maduro akan menggunakan dana tersebut untuk membayar sekutu asing yang mendukung rezimnya.

Venezuela telah dikenai sanksi oleh sekelompok negara termasuk AS, Inggris, Uni Eropa, Kanada, Swiss, Panama, dan Meksiko sejak 2014 atas korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, dan penindasan demokrasi.

Guaido menyambut baik keputusan itu, dengan mengatakan dia dan orang-orang yang ditunjuknya akan terus mengabdikan diri pada tugas konstitusional untuk melindungi aset Republik untuk generasi mendatang.

"Klien kami berharap untuk melanjutkan kasus ini, dengan maksud untuk menunjukkan bahwa Dewan El Banco Central de Venezuela (BCV) di Caracas adalah satu-satunya otoritas yang ditunjuk secara sah untuk menangani aset asing Venezuela demi kepentingan penduduk Venezuela," kata Sarosh Zaiwalla, seorang pengacara yang berbasis di London yang mewakili bank sentral Venezuela.

Baca juga: Ogah Pulangkan 31 Ton Emas Venezuela, Inggris Kembali Dukung Guaido
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Mencetak Pemimpin Masa...
Mencetak Pemimpin Masa Depan, SD Al Azhar Syifabudi Jatibening Gelar Wisuda STARL16HT
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved