Ogah Pulangkan 31 Ton Emas Venezuela, Inggris Kembali Dukung Guaido

Senin, 19 Juli 2021 - 10:37 WIB
loading...
Ogah Pulangkan 31 Ton...
Presiden Nicolas Maduro saat memamerkan emas-emas batangan Venezuela. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris menegaskan pada hari Senin (19/7/2021) bahwa mereka mengakui tokoh oposisi Juan Guaido sebagai presiden Venezuela . Ini sebagai langkah yang bertujuan untuk membatalkan permintaan bank sentral Venezuela (BCV) yang didukung Presiden Nicolas Maduro untuk menarik antara 30 hingga31 ton emasnya yang disimpan di London.

Puluhan ton emas Venezuela yang disimpan di Bank of England (BoE) itu nilainya hampir USD1 miliar atau sekitar Rp14,5 triliun (kurs 1USD=Rp14.525). Kekayaan sebanyak itu sangat dibutuhkan Venezuela yang mengalami krisis ekonomi yang parah.

Baca juga: Rusia: Inggris Rampas 30 Ton Emas Venezuela Senilai Rp14,8 Triliun

Tim hukum yang mewakili Maduro dan Guaido akan berada di Mahkamah Agung Inggris pada hari Senin (19/7/2021) dalam tahap terakhir dari tarik-menarik yang telah berlangsung lama mengenai apa yang berjumlah sekitar 15 persen dari cadangan mata uang asing Venezuela.

Pengacara yang mewakiliBCV mengatakan menjual emas akan mendanai respons pemerintah Venezuela terhadap pandemi virus corona dan mendukung sistem kesehatan yang dihancurkan oleh lebih dari enam tahun krisis ekonomi.

Namun, BoE, yang brankasnya menyimpan puluhan ton emas itu, telah menolak untuk melepaskannya, setelah pemerintah Inggris pada awal 2019 bergabung dengan puluhan negara lain dalam mendukung Guaido dengan dasar bahwa kemenangan pemilihan presiden (pilpres) Maduro tahun sebelumnya dicurangi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS
Rekomendasi
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Lima Akomodasi di Bali...
Lima Akomodasi di Bali Ini Ramah Lingkungan, Hadirkan Sajian Organik hingga Wellness Retreat
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Infografis
Top Skor Liga Inggris...
Top Skor Liga Inggris 2021/2022: Salah dan Son Raih Sepatu Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved