Vladimir Putin: Soal Janji, AS Tidak Dapat Dipercaya

Selasa, 21 Desember 2021 - 20:45 WIB
loading...
Vladimir Putin: Soal...
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut AS tidak dapat dipercaya untuk menepati janji. Foto/Financial Times
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin skeptis dapat mengunci kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) untuk membatasi ekspansi NATO di Eropa Timur. Menurutnya harapannya sangat tipis karena AS dengan mudah menghancurkan perjanjian yang ditandatangani dalam waktu singkat.

Saat berpidato di hadapan perwira militer senior Rusia, Putin mengatakan dia tidak lagi memandang Barat sebagai mitra yang dapat diandalkan. Rusia telah mencoba mendapatkan jaminan tertulis tentang kehadiran pasukan dan perangkat keras AS di dekat perbatasannya, tetapi bahkan jaminan itu tidak dapat diandalkan.

“Kami membutuhkan jaminan jangka panjang yang mengikat secara hukum. Tapi Anda dan saya mengenal mereka dengan baik. Dan itu adalah sesuatu yang tidak dapat dipercaya,” kata Putin, mencatat bahwa AS dengan mudah menarik diri dari perjanjian internasional seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (21/12/2021).

Putin tampaknya merujuk penarikan sepihak Washington dari Perjanjian Anti Rudal Balistik yang penting pada tahun 2002. Kesepakatan itu, ditandatangani antara Uni Soviet dan AS pada tahun 1972, yang dimaksudkan untuk membatasi kemampuan pertahanan rudal kedua belah pihak.

Baca juga: Putin: Seimbang dalam Senjata Nuklir, Rusia Ungguli AS soal Persenjataan Baru

“Anda dan saya sama-sama tahu betul: dengan berbagai dalih, termasuk tujuan memastikan keamanan mereka sendiri, bahwa mereka bertindak ribuan kilometer jauhnya dari wilayah nasional mereka,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved