Vladimir Putin: Soal Janji, AS Tidak Dapat Dipercaya

Selasa, 21 Desember 2021 - 20:45 WIB
loading...
A A A
“Ketika hukum internasional dan Piagam PBB ikut campur, mereka menyatakan semuanya usang dan tidak perlu,” ia menambahkan.

Putin menambahkan bahwa dia menganggap ekspansi NATO lebih lanjut ke Eropa Timur sebagai konsekuensi dari “euforia” yang berasal dari kemenangan nyata Barat dalam Perang Dingin dan hasil dari salah analisis. Dia juga mengungkapkan kebingungannya atas perambahan blok militer pimpinan AS di perbatasan negaranya meskipun hubungan persahabatan antara Moskow dan Barat pada waktu itu.

Putin menekankan bahwa Rusia siap untuk mengambil tindakan militer dan teknis sebagai tanggapan atas apa yang dianggapnya sebagai langkah tidak bersahabat yang diambil oleh Washington, bersikeras bahwa itu adalah hak Moskow untuk melakukannya.

Baca juga: Putin Blakblakan Pemerintah Rusia Pernah Diisi Agen-agen CIA

Pernyataan Putin datang tak lama setelah Moskow mengeluarkan dua dokumen, satu ditujukan kepada NATO dan lainnya kepada pejabat AS, meminta berbagai jaminan yang katanya ditujukan untuk meningkatkan keamanan semua pihak.

Proposal tersebut berfokus pada pergerakan personel militer dan perangkat keras, serta mencakup persyaratan bahwa permintaan untuk tidak mengabulkan Ukraina menjadi anggota blok tersebut. Sebuah dokumen terpisah menyerukan anggota NATO saat ini untuk berhenti dari aktivitas militer apa pun di wilayah Kiev, serta di Eropa Timur, Kaukasus Selatan, dan Asia Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved