Vladimir Putin: Soal Janji, AS Tidak Dapat Dipercaya

Selasa, 21 Desember 2021 - 20:45 WIB
loading...
A A A
Dalam rancangan perjanjian yang dikirim ke Washington, Moskow meminta para pejabat membuat komitmen tegas untuk mengesampingkan perluasan blok untuk memasukkan republik bekas Uni Soviet lainnya.

Berbicara melalui tautan video sebelumnya pada bulan Desember, Putin mengatakan kepada mitranya dari AS, Presiden Joe Biden , bahwa Rusia sangat tertarik untuk mendapatkan jaminan hukum yang andal dan tegas yang akan melarang ekspansi NATO lebih jauh ke timur, serta penyebaran ofensif sistem senjata di dekatnya.

Baca juga: Putin kepada Biden: Sanksi Tidak Efektif

Putin sebelumnya bersikeras bahwa perdana menteri Soviet terakhir, Mikhail Gorbachev, diberikan jaminan oleh para pemimpin Barat bahwa NATO tidak akan mengembangkan sayap setelah runtuhnya Uni Soviet. Pada tahun 2017, sejumlah dokumen dideklasifikasi, dan kemudian ditafsirkan secara luas menunjukkan bahwa pejabat Amerika, Inggris, dan Jerman memberikan jaminan lisan kepada Kremlin pada 1990-an bahwa NATO tidak akan memaksa masuk negara-negara Eropa Timur, sebelum kemudian mengakui sebagian negara seperti Polandia, Lituania, Latvia, dan Estonia sebagai anggota.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved