Mengapa Raja Salman Tak Muncul saat Para Penguasa Arab Kumpul di Saudi?

Kamis, 16 Desember 2021 - 16:31 WIB
loading...
Mengapa Raja Salman...
Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tak muncul saat para penguasa Arab berkumpul di Arab Saudi hari Selasa lalu. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Ketika para penguasa Arab tiba di Riyadh pada hari Selasa, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) tampil sebagai orang yang bertanggung jawab atas kerajaannya. Sebaliknya, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tidak muncul sama sekali.

Para penguasa yang tiba antara lain pemimpin Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Oman, dan Bahrain disambut dengan karpet ungu menuju aula resepsi.

Baca juga: Raja Salman Sembunyi di Istana Gurun Arab Saudi 482 Hari, Ada Apa?

Kondisi kesehatan Raja Salman diketahui telah menurun. Hal itu yang diduga membuatnya tidak tampil depan umum, termasuk pertemuan para penguasa Arab.

Bagi tokoh-tokoh regional, kegagalan Raja Salman untuk menjalankan perannya menandakan sesuatu yang lebih penting daripada pewaris takhta yang diberi tanggung jawab lebih.

Begitu pentingnya raja yang "hilang", sehingga pengamat di Arab Saudi mengatakan bahwa peralihan dinasti dari ayah ke anak—untuk semua maksud dan tujuan—telah terjadi.

Selama 20 bulan terakhir, Raja Salman hanya membuat satu penampilan publik dan telah tinggal selama pandemi COVID-19 di kota zaman baru NEOM—proyek kesayangan MBS yang suatu hari nanti secara resmi akan naik takhta.

Satu-satunya kunjungannya baru-baru ini ke kursi kekuasaan Arab Saudi di Riyadh adalah pada Agustus 2020 untuk operasi kantong empedu yang sukses.

Audiensi terakhirnya dengan seorang pejabat Barat adalah dengan mantan menteri luar negeri Inggris, Dominic Raab, lima bulan sebelumnya.

Ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu MBS di Jeddah baru-baru ini, Raja Salman juga tidak muncul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Richard Lee Sebut Barang...
Richard Lee Sebut Barang Bukti di Persidangan Bukan Produknya
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Arab Saudi Bangun Gedung...
Arab Saudi Bangun Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved