Saud bin Abdulaziz, Pangeran Arab Saudi yang Dipenjara Seumur Hidup

Rabu, 15 Desember 2021 - 18:01 WIB
loading...
Saud bin Abdulaziz,...
Pangeran Saud bin Abdulaziz bin Nasir al Saud dalam satu acara pesta. Foto/alchetron.com
A A A
RIYADH - Keluarga kerajaan tidak pernah lepas dari yang namanya kontroversi. Hal ini juga berlaku bagi keluarga kerajaan Arab Saudi .

Setelah didakwa karena menganiaya pelayannya hingga tewas di satu hotel di London, Inggris, Pangeran Saud bin Abdulaziz bin Nasir al Saud dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Ia didakwa bersalah pada 15 Februari 2010 atas tewasnya Bandar Abdulaziz. Korban yang merupakan pelayan sang pangeran itu dilaporkan telah mengalami siksaan fisik yang dilakukan pangeran sebelum akhirnya tewas.

Baca juga: Tragis, Pangeran Arab Saudi Mohammed Bin Nayef Meninggal di Penjara

Meskipun Saud bin Abdulaziz mengakui pernah melakukan tindak kekerasan kepada pelayannya, ia membantah bertanggung jawab atas kematian pelayan itu.

Baca juga: Deretan Negara yang Kekurangan Tenaga Kerja, Peluang bagi Imigran

Melansir Daily Mail, kejadian ini bermula ketika mereka berpesta di satu perayaan. Secara tiba-tiba, Saud bin Abdulaziz menggigit kedua pipi Bandar Abdulaziz.

Insiden ini berkembang menjadi penganiayaan oleh sang pangeran, hingga menyebabkan hilangnya nyawa pelayan tersebut.

Pertanyaan mengenai seksualitas sang pangeran diungkit dalam persidangan yang diadakan di Old Bailey.

Dikutip dari BBC, John Kelsey-Fry QC, pengacara Pangeran Saud, mengatakan pertanyaan tersebut tidak sesuai dengan kasus yang sedang diusut dan menyangkal spekulasi tersebut.

Pangeran membantah dan mengatakan dirinya bahkan memiliki seorang kekasih di Arab Saudi.

Namun, beberapa saksi yang turut hadir di persidangan tersebut mengatakan hal sebaliknya.

Seorang porter hotel bernama Dobromir Dimitrov bahkan menggambarkan sang pangeran dan pelayannya itu sebagai pasangan gay.

Dua orang pria bernama Pablo Silva dan Louis Szikora, yang turut hadir saat persidangan, juga memberikan bukti terkait kegiatan seksual yang dilakukan bersama sang pangeran.

Ditambah lagi, penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian menemukan foto telanjang korban di ponsel pangeran.

Seorang saksi lain bernama Mr Szikora turut memberikan pernyataan terkait seksualitas sang pangeran. Menurutnya, ia sempat mengunjungi Pangeran Saud dalam atau acara erotis, tiga hari sebelum pembunuhan itu terjadi.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa hal yang dibeberkan Pangeran Saud kemungkinan bohong.
Terdakwa, tambahnya, bisa jadi menahan diri dari homoseksualitasnya karena latar belakang budaya yang berbeda.

Selain itu, pelaku juga telah diketahui berbohong perihal penyebab kematian Bandar Abdulaziz. Ia mengatakan pelayannya sempat dipukuli dan dirampok di Edgware Road tiga pekan sebelum kematiannya, dan luka-luka yang disebabkan oleh kejadian itulah yang membunuhnya.

Namun, hasil autopsi terhadap jasad korban menunjukkan luka yang menyebabkan kematian si pelayan adalah luka baru.

Beredarnya rekaman CCTV dalam lift hotel berisi perlakuan kasar sang pangeran terhadap pelayannya semakin menguatkan kecurigaan terhadap sang pangeran.

Dalam rekaman itu, terlihat Pangeran Saud memukul korban. Namun, korban tidak berusaha melawan dan terus berjalan dengan patuh mengikuti tuannya.

Rekaman inilah yang semakin memberatkan tuduhan pada Pangeran Saud.

Pangeran Saud menjalani hukuman penjara di Inggris selama 20 tahun sebelum dideportasi ke negara asalnya, Arab Saudi, untuk kembali menerima hukuman atas perbuatannya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved