Irak Hukum Gantung Tiga Orang atas Tuduhan Terorisme

Rabu, 15 Desember 2021 - 12:30 WIB
loading...
Irak Hukum Gantung Tiga...
Ilustrasi
A A A
NASIRIYAH - Otoritas Irak pada Selasa (14/12/2021) menggantung tiga orang yang dihukum karena pelanggaran “terorisme” di sebuah penjara di kota Nasiriyah, wilayah selatan Irak yang mayoritas penduduknya Muslim Syiah. Demikian diungkapkan dua sumber keamanan kepada AFP.

Salah satu dari mereka yang dieksekusi dinyatakan bersalah karena terlibat dalam pemboman mobil pada musim panas 2013 di Nasiriyah, kata salah satu sumber. “Orang kedua dihukum karena perannya dalam serangan serupa di provinsi Karbala lebih jauh ke utara,” tambah sumber itu.

Baca: Bunuh Dua Jurnalis Saat Protes, Pria Irak Divonis Hukuman Gantung

Menurut kelompok hak asasi manusia Amnesty International, Irak mengeksekusi lebih dari 50 orang pada tahun 2020, jumlah tertinggi keempat di dunia. Banyak dari mereka yang dihukum adalah anggota kelompok jihad Negara Islam.

Kelompok ini menyerbu sebagian besar wilayah Irak utara dan barat dalam serangan ringan pada tahun 2014, sebelum akhirnya menyerah pada serangan balik oleh pasukan pemerintah pada tahun 2017.

Di Irak, pembunuhan serta pelanggaran terorisme dapat dijatuhi hukuman mati. Eksekusi pada hari Selasa membuat jumlah yang dihukum mati tahun ini menjadi 17, menurut penghitungan AFP. Semuanya dieksekusi di penjara Nasiryah.

Baca: Irak hukum gantung 10 teroris

Sebelumnya pada awal November, Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang pria dengan cara digantung atas pembunuhan dua wartawan yang meliput protes anti-pemerintah di kota selatan Basra tahun lalu.

Ahmad Abdessamad, koresponden stasiun televisi al-Dijla umur 37 tahun, dan juru kameranya Safaa Ghali umur 26 tahun, sedang mengemudi di kampung halaman mereka di Basra pada Januari 2020 ketika kendaraan lain berhenti, dan orang-orang bersenjata melepaskan tembakan, menyerang mobil itu dengan peluru.

Pria yang dihukum gantung diidentifikasi hanya dengan inisial "HK telah mengakui semua kejahatan", menurut pernyataan pengadilan di Basra.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Iran Siap Selesaikan...
Iran Siap Selesaikan Upaya Menuju Pengakhiran Konflik di Timur Tengah
Bukan 1, Israel Operasikan...
Bukan 1, Israel Operasikan 2 Pangkalan Rahasia di Irak untuk Perang Melawan Iran
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved