Jet Tempur F-5 Thailand Jatuh, Seekor Burung Disalahkan

Rabu, 08 Desember 2021 - 01:45 WIB
loading...
Jet Tempur F-5 Thailand...
Jet tempur F-5 Thailand. Jet tempur tipe tersebut jatuh pekan lalu, yang diyakini akibat diserang burung. Foto/Thai PBS World
A A A
BANGKOK - Serangan seekor burung disalahkan atas jatuhnya jet tempur F-5 Angkatan Udara Thailand pada Jumat lalu. Demikian kesimpulan dari investigasi kecelakaan tersebut yang diumumkan juru bicara Angkatan Udara, Prapas Sornchaidee.

Pesawat tempur itu jatuh selama pelatihan di distrik Chai Badan, Lop Buri. Pilotnya selamat setelah terlontar dari kursi kokpit.

Baca juga: 7 Fakta Xi Mingze, Putri Cantik Presiden China yang Misterius

Prapas mengatakan dia diberitahu oleh tim investigasinya bahwa pilot berusia 36 tahun tersebut, Sutthimet Ouamma, pulih dengan baik.

Sang pilot menderita dua patah kaki dan patah lengan kiri dalam kecelakaan itu.

Sutthimet meminta istrinya untuk membantu menulis surat tentang mengapa dia harus keluar dari jet tempur setelah menerbangkan pesawat dari daerah pemukiman.

Menurut Prapas yang dilansir Bangkok Post, Selasa (7/12/2021), Sutthimet mengatakan dalam suratnya bahwa ketika dia terbang, sebuah benda keras, yang dianggap sebagai burung besar, menabrak kanopi jet tempur, menyebabkannya pecah.

Segera setelah itu, dia dilumuri dengan sisa-sisa bangkai hewan dan tidak dapat mengendalikan jet tempur yang saat itu terbang dengan kecepatan sekitar 800 km/jam.

Setelah Sutthimet terlontar, jet tempur itu jatuh di dekat sebuah danau besar di area pelatihan di tambon Bua Chum, distrik Chai Badan.

Baca juga: Dikenal Tiduri 5.000 Wanita, Eks Raja Spanyol Digugat Mantan Selingkuhannya

Puing-puing jet tempur berserakan di area itu dan pihak berwenang menutup puing-puing dan area sekitarnya.

Pilot yang terlempar itu dilarikan ke Rumah Sakit Chai Badan di Lop Buri di mana dia pertama kali dirawat karena luka-lukanya. Dia tetap dalam kondisi stabil dan sekarang menerima perawatan medis di Rumah Sakit Bhumibol Adulyadej di Bangkok.

Prapas mengatakan Sutthimet menulis dalam surat bahwa dia meminta maaf kepada panglima Angkatan Udara Kerajaan Thailand karena tidak dapat mendaratkan jet tempur dengan aman di bandara.

Kepala Angkatan Udara telah menyatakan keprihatinannya yang mendalam untuk pilot yang terluka.

Seorang sumber mengatakan pesawat itu berusia hampir 40 tahun tetapi telah menjalani perawatan yang layak.

Angkatan udara memiliki armada 19 unit F-5 yang berbasis di provinsi Ubon Ratchathani.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved