Menhan Ukraina: Akan Ada Pembantaian Berdarah Jika Rusia Menyerang

Selasa, 07 Desember 2021 - 23:09 WIB
loading...
Menhan Ukraina: Akan...
Menhan Ukraina menyebut akan ada pembantaian berdarah jika Rusia menyerang. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov mengatakan akan ada pembantaian yang sangat berdarah jika Rusia memutuskan untuk menyerang negaranya. Ia lantas memperingatkan bahwa orang-orang Rusia juga akan kembali ke peti mati, di tengah kekhawatiran yang meningkat tentang pergerakan pasukan Beruang Merah di perbatasan negara.

Reznikov kemudian mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk berdiri teguh melawan Moskow. Biden sendiri akan berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin lewat panggilan konferensi video.

"Jika saya dapat menyarankan Presiden Biden, saya ingin dia mengartikulasikan kepada Tuan Putin bahwa tidak ada garis merah dari pihak Kremlin yang harus ada di sini. Garis merah ada di sini di Ukraina dan dunia beradab akan bereaksi tanpa ragu-ragu," kata Reznikov dalam wawancara dengan CNN.

"Gagasan untuk tidak memprovokasi Rusia tidak akan berhasil," tambahnya seperti dilansir dari kantor berita yang berbasis di AS itu, Selasa (7/12/2021).

Pejabat AS dan Barat telah menyatakan keprihatinan atas penumpukan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina, dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan pekan lalu bahwa AS harus bersiap untuk semua kemungkinan.

Baca juga: AS, Inggris, dan Kanada Diminta Tempatkan Pasukan di Ukraina

Rusia memiliki kemampuan di sepanjang perbatasan Ukraina untuk melakukan invasi cepat dan segera, termasuk mendirikan jalur pasokan seperti unit medis dan bahan bakar yang dapat mempertahankan konflik berlarut-larut, jika Moskow memilih untuk menyerang, kata dua sumber yang akrab dengan penilaian intelijen Amerika kepada CNN pekan lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved