Saat Dunia Dihajar Covid-19, Penjualan Senjata Malah Menggila

Selasa, 07 Desember 2021 - 09:56 WIB
loading...
A A A
“Kemunduran tersebut dapat dijelaskan dengan berakhirnya Program Persenjataan Negara 2011–2020 dan diversifikasi industri pertahanan Rusia, karena perusahaan-perusahaan ditugaskan meningkatkan pangsa penjualan sipil mereka menjadi 50% pada 2030,” ungkap para penulis laporan.

Mereka tidak menyebutkan sanksi dan tekanan oleh Washington pada negara-negara yang ingin membeli senjata buatan Rusia di antara alasan yang mungkin mempengaruhi.

“Laporan oleh SIPRI tidak dapat dianggap sebagai sumber informasi yang objektif,” ungkap konglomerat industri militer Rusia Rostec dalam menanggapi angka-angka baru tersebut.

"Para analis Barat hanya mengandalkan open source dan tidak menyadari gambaran sebenarnya," papar pernyataan itu.

SIPRI juga mengabaikan fakta bahwa sebagian besar pembayaran untuk senjata Rusia dilakukan dalam rubel, bukan dolar. Selain itu, laporan SIPRI hanya berfokus pada keuntungan, bukannya menghitung jumlah unit yang sebenarnya terjual.

“Pendapatan Rostec terus tumbuh setiap tahun dan tingkat produksi tetap tinggi,” ungkap pernyataan Rostec.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Korea Utara Menguji...
Korea Utara Menguji Kapal Perusak Choe Hyon Baru
Pertama Kalinya sejak...
Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Jepang Akan Ekspor Senjata ke Banyak Negara
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Iran Kejutkan Dunia,...
Iran Kejutkan Dunia, Siap Jual Rudal Canggih dan Kapal Perang dengan Mata Uang Kripto
Israel Gunakan Video...
Israel Gunakan Video dari Genosida Gaza untuk Pasarkan Senjata ke Negara-negara Eropa dan Asia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved