Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Jepang Akan Ekspor Senjata ke Banyak Negara

Rabu, 22 April 2026 - 08:41 WIB
loading...
Pertama Kalinya sejak...
Pertama kalinya sejak Perang Dunia II, Jepang akan ekspor senjata ke banyak negara. Foto/X
A A A
TOKYO - Jepang melonggarkan pembatasan ekspor senjata yang telah berlaku selama beberapa dekade, membuka jalan bagi mereka untuk menjual senjata ke lebih dari puluhan negara. Langkah memicu kecaman dari China.

Pengumuman tersebut menandai tonggak penting dalam pergeseran Tokyo dari pasifisme yang telah menjadi ciri kebijakan pertahanan pasca-perang. Hal ini juga terjadi pada saat ketegangan meningkat di kawasan tersebut.

Pembatasan yang membatasi ekspor senjata hanya pada lima kategori - penyelamatan, transportasi, peringatan, pengawasan, dan penyapuan ranjau - akan dicabut.

Ini berarti Jepang sekarang dapat menjual senjata mematikan ke 17 negara yang memiliki perjanjian pertahanan dengannya, termasuk AS dan Inggris.



Larangan penjualan senjata ke negara-negara yang terlibat dalam konflik akan tetap berlaku, meskipun tidak mencakup negara-negara yang memiliki pakta pertahanan dengan Jepang. Otoritas di Tokyo mengatakan mereka akan mengizinkan pengecualian "dalam keadaan khusus".

"Dalam lingkungan keamanan yang semakin ketat, tidak ada satu negara pun yang sekarang dapat melindungi perdamaian dan keamanannya sendiri," tulis Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di X pada hari Selasa, dilansir BBC.

Namun, ia juga mengatakan bahwa "sama sekali tidak ada perubahan dalam komitmen kami untuk menjunjung tinggi jalan dan prinsip-prinsip mendasar yang telah kami ikuti sebagai bangsa yang cinta damai selama lebih dari 80 tahun sejak perang".

"Di bawah sistem baru ini, kami akan secara strategis mempromosikan transfer peralatan sambil membuat penilaian yang lebih ketat dan hati-hati tentang apakah transfer tersebut diizinkan," tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved