Pasukan Israel Tembak Pria Palestina dari Jarak Dekat di Yerusalem Timur

Minggu, 05 Desember 2021 - 10:08 WIB
loading...
Pasukan Israel Tembak...
Tentara Israel menembak dari jarak dekat seorang pria Palestina terduga pelaku penyerangan penikaman di Yerusalem Timur. Foto/Al Araby
A A A
YERUSALEM - Pasukan Israel menembak dan membunuh seorang pria Palestina di Gerbang Damaskus Yerusalem Timur yang diduduki pada Sabtu. Itu dilakukan setelah pria tersebut diduga melakukan serangan penikaman.

Penduduk setempat merekam dan memposting video di platform media sosial yang menunjukkan pasukan Israel menembak langsung pria itu dari jarak dekat, sementara dia terbaring di tanah terluka akibat tembakan sebelumnya.

Pria Palestina itu diidentifikasi sebagai Mohammad Salima (25) dari kota Salfit.

Sumber polisi Israel mengatakan dia diduga terlibat dalam serangan penusukan yang menyebabkan seorang pria Israel, berusia 20-an tahun, terluka sedang.

Baca juga: Bangladesh Desak Dunia Akui Negara Palestina Merdeka

"Dia kemudian mencoba menikam seorang perwira Israel," menurut sumber tersebut. Dia tertembak dan terluka pada saat ini seperti dikutip dari Al Araby, Minggu (5/12/2021).

Layanan darurat Israel mengatakan pria Israel yang terluka itu dibawa ke Pusat Medis Shaare Zedek di kota itu dalam "kondisi sedang".

Video yang muncul di jagad maya, menunjukkan bahwa pria Palestina itu tidak menimbulkan ancaman segera setelah mendapatkan cederanya, yang membuatnya terbaring di tanah. Dia kemudian didekati oleh dua pasukan pendudukan Israel, yang menembaknya dua kali, sebelum membunuhnya, menurut video tersebut.

Setelah penembakan itu, polisi Israel membubarkan warga Palestina di dekatnya, menyerang mereka dengan gas air mata dan granat kejut.

Israel merebut Kota Tua dan bagian lain Yerusalem Timur dalam perang Timur Tengah 1967 dan mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional.

Baca juga: Hanya Akui Nama Islamnya Saja, 129 Negara Abaikan Temple Mount untuk Yahudi

Sejak itu, sekitar 475 ribu pemukim Yahudi tinggal di Tepi Barat yang diduduki, yang merupakan rumah bagi lebih dari 2,8 juta warga Palestina.

Kekerasan pemukim Yahudi sejak itu telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Palestina di bawah pendudukan. Pasukan keamanan Israel memungkinkan tindakan ini, yang mengakibatkan korban Palestina – cedera dan kematian – serta kerusakan tanah dan properti.

Sementara itu, pasukan Israel telah menunjukkan "pengabaian yang mengerikan terhadap kehidupan manusia" dengan menggunakan kekuatan mematikan yang sembrono dan melanggar hukum terhadap warga Palestina, menurut kelompok hak asasi manusia.

Amnesty International telah berulang kali mendesak diakhirinya kekhawatiran meningkatnya pembunuhan di luar hukum oleh pasukan Israel, yang dipupuk oleh budaya impunitas.

Baca juga: Meta Hapus Lebih dari 150 Akun Medsos Terkait Hamas
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved