Hanya Akui Nama Islamnya Saja, 129 Negara Abaikan Temple Mount untuk Yahudi

Jum'at, 03 Desember 2021 - 16:32 WIB
loading...
Hanya Akui Nama Islamnya...
Situs suci di Yerusalem yang oleh Yahudi dinamakan Temple Mount dan oleh Muslim dinamakan al-Haram al-Sharif. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK CITY - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan suara 129:11 menyetujui resolusi yang mengabaikan hubungan Yahudi dengan Temple Mount. Mereka hanya mengakui nama Islamnya saja untuk situs itu, yakni al-Haram al-Sharif.

Teks resolusi tersebut, yang disebut sebagai “Resolusi Yerusalem", adalah bagian dari dorongan oleh Otoritas Palestina (PA) dan negara-negara Arab di seluruh sistem PBB untuk mengubah citra situs paling suci Yudaisme sebagai situs Islam eksklusif.

Baca juga: Gabungan 4.000 Pangeran, Kekayaan Keluarga Kerajaan Arab Saudi Kalahkan Orang Terkaya Sejagat

Amerika Serikat (AS), yang menentang teks tersebut, mengatakan bahwa penghilangan terminologi inklusif untuk situs yang disucikan oleh tiga agama adalah keprihatinan yang nyata dan serius.

Terletak di jantung Kota Tua Yerusalem, di situlah Kuil Yahudi kuno diyakini berdiri 2.000 tahun yang lalu, dan merupakan rumah dari kompleks Masjid al-Aqsa yang merupakan situs tersuci ketiga Islam.

"Adalah salah secara moral, historis dan politik bagi anggota badan ini untuk mendukung bahasa yang menyangkal koneksi Yahudi dan Kristen ke Temple Mount dan al-Haram al-Sharif," kata pihak utusan AS kepada Majelis Umum PBB (UNGA).

AS bukan satu-satunya negara yang menyuarakan keprihatinan atas kurangnya bahasa inklusif. Dalam upaya untuk memastikan dukungan untuk resolusi tersebut, penulisnya telah membuat beberapa amandemen kecil sejak Majelis Umum terakhir menyetujui resolusi tersebut pada tahun 2018 dengan suara 148:11. Teks itu mereferensikan al-Haram al-Sharif dua kali, sekali di bagian tindakan resolusi dan sekali di pendahuluan.

Kali ini, frasa al-Haram al-Sharif hanya disebutkan satu kali dalam pendahuluan.

Terlepas dari pergeseran ini, dukungan untuk resolusi menurun, dengan jumlah negara yang abstain meningkat lebih dari dua kali lipat dari 14 menjadi 31.

Tiga tahun lalu, semua negara Eropa mendukung teks tersebut; tahun ini beberapa dari mereka mengubah suara mereka.

Hongaria dan Republik Ceko menentang resolusi tersebut, sementara Austria, Bulgaria, Denmark, Jerman, Lituania, Belanda, Rumania, Slovakia, dan Slovenia abstain.

Baca juga: Diduga Terlibat Hubungan Intim dengan Wanita, Uskup Agung Paris Mundur
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved