Taliban Protes Tak Bisa Wakili Afghanistan di PBB

Jum'at, 03 Desember 2021 - 06:39 WIB
loading...
Taliban Protes Tak Bisa...
Delegasi Taliban pada pertemuan dengan perwakilan Amerika Serikat di Doha. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Pemerintah sementara Afghanistan yang dikendalikan oleh Taliban memprotes keputusan Komite PBB karena tidak mengizinkan utusannya untuk melanjutkan kursi Afghanistan di PBB. Menurut Taliban, keputusan tersebut merugikan rakyat Afghanistan.

"Keputusan ini tidak didasarkan pada aturan hukum dan keadilan, karena mereka telah merampas hak sah rakyat Afghanistan," kata Suhail Shaheen, calon pemerintah sementara Afghanistan untuk PBB, seperti dikutip dari Anadolu News Agency, Kamis (2/12/2021).

Baca: Lagi, Taliban Desak AS Cairkan Miliaran Dolar Aset Afghanistan

“Kami berharap hak ini diserahkan kepada perwakilan pemerintah Afghanistan dalam waktu dekat, sehingga kami dapat berada dalam posisi untuk menyelesaikan masalah rakyat Afghanistan secara efektif dan efisien dan menjaga interaksi positif dengan dunia,” kata Shaheen di Twitter.

Sebelumnya, 9 anggota Komite Kredensial Majelis Umum memutuskan untuk menunda keputusan tentang aplikasi oleh pemerintah sementara yang dipimpin Taliban di Afghanistan dan junta militer Myanmar untuk menggantikan utusan negara mereka.

Duta Besar Swedia untuk PBB, Anna Enestrom, mengatakan kepada wartawan, setelah pertemuan tertutup Komite Kredensial yang dia pimpin, Komite telah memutuskan untuk menunda keputusannya tentang kredensial dalam dua situasi ini. Komite itu bertanggung jawab untuk menyetujui perwakilan diplomatik setiap negara anggota PBB.

Baca: Taliban Bantah Bantai Lebih dari 100 Mantan Pasukan Afghanistan

Keputusan untuk menunda persetujuan utusan baru berarti untuk sebagian besar tahun depan, Afghanistan dan Myanmar tidak akan diwakili di PBB sampai sesi Majelis Umum berikutnya diadakan. Keputusan itu datang di tengah krisis kemanusiaan yang membayangi Afghanistan dan pembekuan cadangan devisa Afghanistan oleh AS.

Beberapa organisasi internasional telah memperingatkan bencana kemanusiaan karena sistem keuangan negara itu berantakan, sementara pasarnya rendah. Pemerintah sementara Afghanistan telah memecat utusannya untuk PBB setelah Taliban mendapatkan kembali kendali atas negara itu, menyusul keluarnya pasukan asing dan jatuhnya pemerintahan yang didukung AS pada Agustus.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved