Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Senin, 15 Juni 2026 - 04:40 WIB
loading...
Warga China dan Rusia berlomba melahirkan bayi di AS. Foto/X
A
A
A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri AS mengumumkan penindakan global terhadap apa yang digambarkan sebagai skema “wisata kelahiran ” ilegal. Itu sebagai langkah membatasi perlombaan melahirkan bati di AS demi mendapatkan status kewarganegaraan.
“Tidak ada warga negara asing yang diizinkan untuk mendapatkan visa kunjungan dengan tujuan utama untuk memperoleh kewarganegaraan AS bagi seorang anak dengan melahirkan di AS,” tulis Departemen Luar Negeri pada hari Rabu, mengumumkan penindakan tersebut.
“Jaringan ‘wisata kelahiran’ ilegal mengenakan biaya puluhan ribu dolar dan melatih individu untuk melakukan penipuan visa dengan berbohong kepada petugas konsuler kami,” tulis juru bicara Departemen Luar Negeri Tommy Pigott di X pada hari Sabtu.
Kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dijamin berdasarkan Amandemen ke-14, yang diadopsi pada tahun 1868 untuk mengamankan hak kewarganegaraan bagi orang-orang yang sebelumnya diperbudak dan keturunan mereka setelah Perang Sipil. Berdasarkan amandemen tersebut, hampir semua orang yang lahir di tanah AS secara otomatis menjadi warga negara, terlepas dari kewarganegaraan orang tua mereka.
Para kritikus mengatakan pariwisata kelahiran hanya menyumbang sebagian kecil dari kelahiran di AS dan berpendapat bahwa kewarganegaraan berdasarkan kelahiran adalah prinsip konstitusional yang telah lama ada. Perkiraan menunjukkan bahwa hal itu mewakili kurang dari 1% dari 3,6 juta kelahiran yang tercatat di seluruh negeri setiap tahunnya.
Upaya penegakan hukum yang diperbarui ini dilakukan seiring dengan upaya pemerintahan Trump untuk memperketat pemeriksaan visa dan menerapkan langkah-langkah yang lebih luas untuk memerangi penipuan terkait imigrasi dan memperkuat keamanan perbatasan.
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
1. Jaringan Internasional
Upaya ini melibatkan pencabutan ratusan visa dan pembongkaran jaringan di Afrika dan Eropa yang diduga membantu warga negara asing melakukan perjalanan ke AS untuk melahirkan dan mendapatkan kewarganegaraan bagi anak-anak mereka.“Tidak ada warga negara asing yang diizinkan untuk mendapatkan visa kunjungan dengan tujuan utama untuk memperoleh kewarganegaraan AS bagi seorang anak dengan melahirkan di AS,” tulis Departemen Luar Negeri pada hari Rabu, mengumumkan penindakan tersebut.
2. Ada Penipuan Visa Ilegal
Meskipun tidak ilegal bagi warga negara asing untuk melahirkan di AS, pihak berwenang mengatakan penindakan ini menargetkan penipuan visa, termasuk pelamar yang salah menggambarkan tujuan perjalanan mereka atau menggunakan jaringan terorganisir untuk masuk dengan dalih palsu.“Jaringan ‘wisata kelahiran’ ilegal mengenakan biaya puluhan ribu dolar dan melatih individu untuk melakukan penipuan visa dengan berbohong kepada petugas konsuler kami,” tulis juru bicara Departemen Luar Negeri Tommy Pigott di X pada hari Sabtu.
Kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dijamin berdasarkan Amandemen ke-14, yang diadopsi pada tahun 1868 untuk mengamankan hak kewarganegaraan bagi orang-orang yang sebelumnya diperbudak dan keturunan mereka setelah Perang Sipil. Berdasarkan amandemen tersebut, hampir semua orang yang lahir di tanah AS secara otomatis menjadi warga negara, terlepas dari kewarganegaraan orang tua mereka.
3. Donald Trump Ingin Mengenakang Wisata Kelahiran
Selama masa jabatan pertama Presiden Donald Trump, Departemen Luar Negeri memperkenalkan aturan yang bertujuan untuk mengekang wisata kelahiran. Langkah-langkah tersebut memungkinkan petugas konsuler untuk menolak visa pengunjung jika mereka menentukan tujuan utama pemohon adalah untuk mendapatkan kewarganegaraan AS untuk seorang anak melalui kelahiran di negara tersebut, sementara mengharuskan mereka yang mencari perawatan medis untuk mendokumentasikan rencana perawatan dan kemampuan mereka untuk membayar. Aturan tersebut tetap berlaku hingga saat ini.4. China dan Rusia Mendominasi
Investigasi telah mengidentifikasi warga negara China dan Rusia sebagai sumber utama klien wisata kelahiran.Para kritikus mengatakan pariwisata kelahiran hanya menyumbang sebagian kecil dari kelahiran di AS dan berpendapat bahwa kewarganegaraan berdasarkan kelahiran adalah prinsip konstitusional yang telah lama ada. Perkiraan menunjukkan bahwa hal itu mewakili kurang dari 1% dari 3,6 juta kelahiran yang tercatat di seluruh negeri setiap tahunnya.
Upaya penegakan hukum yang diperbarui ini dilakukan seiring dengan upaya pemerintahan Trump untuk memperketat pemeriksaan visa dan menerapkan langkah-langkah yang lebih luas untuk memerangi penipuan terkait imigrasi dan memperkuat keamanan perbatasan.
(ahm)
Lihat Juga :