Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya

Senin, 15 Juni 2026 - 03:30 WIB
loading...
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjiand amai Iran jadi kekalahan paling memalukan bagi AS. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Kesepakatan perdamaian Iran yang akan segera terwujud dari Presiden AS Donald Trump tampak seperti "dokumen penyerahan diri" dan gagal memberikan apa pun yang tidak dimiliki Amerika sebelum perang. Itu diungkapkan anggota Kongres Demokrat Seth Moulton.

Komentar tersebut muncul setelah Trump mengumumkan pada hari Sabtu bahwa kerangka kerja perdamaian akan ditandatangani keesokan harinya dan akan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz. Dalam pernyataan yang tampaknya merujuk pada uranium yang diperkaya Iran, ia mengatakan, “pada waktu yang tepat, ketika semuanya tenang, kita akan masuk dan mengambil Debu Nuklir” dan menghancurkannya.

Laporan media juga mengklaim bahwa kesepakatan tersebut mencakup pencabutan sanksi dan pembongkaran blokade AS terhadap Iran, sementara selat tersebut akan dioperasikan tanpa rezim tol. Namun, pejabat Iran mengatakan bahwa penandatanganan “tidak akan dilakukan besok,” dan pembicaraan tentang program nuklir diperkirakan akan dimulai nanti.


Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya

1. Penyerahan Diri Trump kepada Iran

Berbicara di MS Now pada hari Sabtu, Moulton, anggota Komite Layanan Bersenjata DPR, menyebut kerangka kerja tersebut sebagai kerugian bersih bagi AS. “Ini adalah kesepakatan yang mengerikan. Ini pada dasarnya adalah dokumen penyerahan diri dari Donald Trump kepada pemimpin tertinggi Iran.”

“Maksud saya, 100 miliar dolar uang pajak sudah diinvestasikan dalam perang ini, 14 warga Amerika tewas, dan kita mendapatkan kesepakatan yang justru membuka kembali selat yang sudah terbuka sebelum perang dimulai? Bagaimana itu bisa disebut kemenangan?” kata Moulton.

2. Iran Bisa Memiliki Senjata Nuklir

Meskipun ia mengakui bahwa mengakhiri perang adalah pilihan terbaik bagi AS, dalam hal mencapai tujuan, hal itu telah menjadi “kekalahan, kekalahan, kekalahan di semua lini bagi Trump dan Amerika Serikat.”

Laporan media menunjukkan bahwa terlepas dari serangan AS-Israel yang menghancurkan, militer Iran tetap menjadi kekuatan tempur yang tangguh, dan Teheran dapat memperoleh senjata nuklir dalam beberapa bulan, meskipun mereka membantah bahwa mereka berupaya untuk melakukannya.

3. Kerugian Strategis bagi AS

Senator California Adam Schiff, seorang kritikus perang, juga menyatakan keberatannya terhadap kesepakatan tersebut, mengatakan bahwa pembicaraan dapat berakhir dengan “pengumuman untuk menyelamatkan muka agar dapat menyetujui kesepakatan di kemudian hari oleh presiden. Itu akan menjadi kerugian strategis yang mengerikan bagi negara.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Penyebaran Sangat Cepat,...
Penyebaran Sangat Cepat, Wabah Ebola di RD Kongo Catat 3.200 Kasus dan 1.405 Kematian
Kuwait Bantah Ikut Serang...
Kuwait Bantah Ikut Serang Iran: Laporan Menyesatkan!
Rekomendasi
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
Uji BYD M6 DM di Bandung...
Uji BYD M6 DM di Bandung Cetak Rekor 144 Km per Liter, Tertinggi dari Semua Kota yang Diuji
Salip Nvidia, Apple...
Salip Nvidia, Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Berita Terkini
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved