Dua Polwan Prancis Terluka Diserang Ninja

Jum'at, 03 Desember 2021 - 02:25 WIB
loading...
Dua Polwan Prancis Terluka...
Dua polwan Prancis terluka diserang ninja. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Seorang pria berpakaian ninja menyerang dua polisi wanita (polwan) dengan pedang katana di barat laut Prancis setelah menabrakkan mobil curiannya selama aksi pengejaran oleh polisi.

Dilansir dari Daily Mail, Jumat (3/12/2021), ninja tersebut menabrakan mobil Citroen C3 curian ke sebuah bengkel di Tourlaville di pinggiran Cherbourg setelah terlibat aksi kejar-kejaran dengan polisi. Ia kemudian melompat keluar dari mobil sambil mengacungkan katana dan mendatangi dua polwan yang mengejarnya.

Kedua petugas mengalamiserangan di kepala, satu di dagu dan satu di wajah, dari pelaku, sebelum dia ditembak oleh petugas ketiga yang menembak dari jarak dekat dalam mobil polisi.

Petugas melepaskan tiga tembakan yang mengenai ninja itu di perut dan memungkinkan dia untuk ditembak dan lumpuh.

Ninja tersebut telah dibawa ke rumah sakit dalam kondisi serius, bersama dengan dua petugas wanita yang cederanya tidak dianggap serius.

Baca juga: Heboh, Pasukan Khusus AS Diserang Ninja saat Latihan

Seorang juru bicara polisi mengatakan tidak ada tanda-tanda jika pelaku penyerangan memiliki motif teroris.

Petugas yang menggeledah kendaraan curian setelah insiden tersebut menemukan penyerang memiliki persenjataan lengkap termasuk beberapa pedang, busur dan panah, dan shuriken, sebuah senjata berbentuk bintang yang dapat dilemparkan dengan tangan ke sasaran.

Kisah dimulai ketika petugas polisi melihat Citroen C3 abu-abu yang terdaftar sebagai barang curian di distrik Malakoff di Cherbourg.

Mereka mulai mengikuti mobil, yang bergerak ke arah timur menuju Tourlaville di pinggiran Cherbourg, mendorong petugas untuk mengejar.

Setelah pengejaran singkat, pengemudi kehilangan kendali dan mengalami kecelakaan di stasiun layanan Leclerc Tourlaville sekitar pukul 15:45 waktu setempat.

Baca juga: Gudang Senjata Dijarah Saat Protes Pembatasan Covid, Prancis Waspada

Para petugas mendekati mobil ketika pengemudi, yang ingin mereka tangkap, ternyata mengenakan setelan ninja dan dipersenjatai dengan apa yang tampak seperti katana.

Katana adalah pedang panjang melengkung yang digunakan oleh samurai Jepang dari abad ke-12 hingga ke-19.

Penyerang mengayunkan pedang tersebut ke kedua petugas, memukul satu di dagu dan satu lagi di wajah ketika mereka berusaha untuk menangkapnya. Pelaku berhasil ditangkap ketika petugas ketiga, yang duduk di dalam mobil polisi, melepaskan tiga tembakan dari jarak dekat.

Insiden tersebut memicu respons besar-besaran dari penegak hukum Prancis, dan pada pukul 16:15 stasiun layanan telah ditutup sepenuhnya saat sejumlah polisi, kru ambulans, dan petugas pemadam kebakaran turun ke tempat kejadian.

Kedua polisi wanita itu, yang menurut pernyataan polisi mengalami syok tetapi tidak terluka parah, dibawa ke rumah sakit umum Cotentin di Cherbourg.

Baca juga: Setop Pelacuran Remaja dan Berantas Mucikari, Prancis Habiskan Rp225 Miliar

Sementara itu, sebuah helikopter tiba di lokasi untuk menstabilkan penyerang dan membawanya untuk perawatan medis lebih lanjut.

Juru bicara polisi mengatakan 'ninja' dalam kondisi serius setelah ditembak di perut dan ditahan oleh petugas. Namun identitas penyerang belum terungkap.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Bertemu Dubes dan Diaspora...
Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Menko AHY Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Nasional
Iran Serang Bandara...
Iran Serang Bandara Internasional Kuwait Sebabkan Korban, Penerbangan Dihentikan
Rekomendasi
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved