AS Beri Rusia Peringatan Keras: Menjauh dari Ukraina!

Kamis, 02 Desember 2021 - 23:02 WIB
loading...
A A A
Baca juga: NATO Ancam Rusia dengan Sanksi Jika Invasi ke Ukraina Terjadi

Dalam pidatonya di pertemuan OSCE, Lavrov mendesak Ukraina untuk memberikan otonomi kepada daerah pemberontak seperti yang dipersyaratkan oleh kesepakatan Minsk, memperingatkan bahwa penolakan Kiev untuk menghormatinya adalah "jalan menuju bencana."

Dia juga memperingatkan Blinken pada pertemuan mereka bahwa ekspansi NATO lebih lanjut ke arah timur tidak diragukan lagi membahayakan kepentingan keamanan mendasar Rusia.

Diplomat top Rusia menuduh bahwa Barat “bermain dengan api” ketika berpendapat bahwa Rusia tidak memiliki suara dalam rencana ekspansi NATO.

“Saya ingin membuatnya sangat jelas: mengubah tetangga kita menjadi jembatan untuk konfrontasi dengan Rusia, pengerahan pasukan NATO di wilayah yang secara strategis penting bagi keamanan kita sama sekali tidak dapat diterima,” katanya dalam pertemuan OSCE.

Lavrov menindaklanjuti seruan Putin untuk pengaturan keamanan baru, yang menyatakan bahwa mencapai kesepakatan tentang serangkaian “jaminan keamanan jangka panjang dan mengikat secara hukum sangat penting untuk mencegah tergelincir ke dalam skenario konfrontatif.”

Baca juga: NATO Lepas Tangan, Ukraina Bakal Sendirian Hadapi Agresi Rusia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved